Thursday, January 26, 2012

All About Vaksin Flu

0 comments

Vaksin FLu

Flu atau Influenza adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus. Tiap tahunnya, 5-10% dari populasi orang dewasa dan 20-30% dari populasi anak-anak terkena flu.

Bagaimana cara kita membedakan flu terhadap batuk pilek biasa? Flu bukan sekedar batuk pilek biasa. Flu dapat dikenali dengan timbulnya demam tinggi (39-40°C), sakit kepala, batuk yang parah, kelelahan ekstrim dan atau pegal-pegal. Tidak seperti batuk pilek biasa, flu dapat menyebabkan penyakit berbahaya dan komplikasi yang mengancam hidup banyak orang.

Sekilas, batuk dan pilek mirip seperti influenza, namun kedua penyakit ini berbeda Moms. Batuk dan pilek biasa (biasa disebut dengan common cold) dapat sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu 3 – 5 hari.

  • Common cold disebabkan oleh virus biasa dan tanpa pengobatan pun bisa sembuh dengan sendirinya.Sedangkan ciri-ciri flu atau influenza adalah panas tinggi (bisa mencapai 39,4 derajat Celsius), nyeri hebat, batuk dan pilek hebat, nyeri otot serta kelelahan.
  • Flu juga bisa menyebabkan komplikasi lainnya, seperti kerusakan di saluran pernapasan sehingga rentan terhadap infeksi dan bisa terjadi otitis media akut (radang telinga tengah dan radang paru-paru). Pada penderita asma, flu juga dapat memungkinkan terjadinya peradangan pada daerah saluran napas dan menjadi sangat sensitif yang bersifat kronis. Flu yang menyebabkan panas tinggi pada anak juga bisa menyebabkan dehidrasi dan kejang.
Bagaimana cara penyebaran flu? Flu sangat menular. Penyebaran flu dapat terjadi melalui udara yang tercemar virus dari penderita flu saat mereka bersin dan batuk; dengan berdekatan dengan penderita, atau menyentuh benda yang terkontaminasi oleh virus flu. Virus tersebut selanjutnya berpindah ke sistem pernafasan. Seiring perkembangan ilmu kesehatan, penyakit flu bisa dicegah. Sekarang ini telah banyak beredar vaksinasi flu yang direkomendasikan oleh banyak negara di dunia. Vaksin ini menyebabkan tubuh bereaksi untuk melawan virus flu. Berdasarkan rekomendasi WHO, vaksin ini dapat melindungi dari penyakit flu sebesar 89% dan sudah bisa diberikan pada bayi mulai umur 6 bulan.

Siapa saja yang beresiko terkena flu? Siapapun juga dapat terkena flu. Bahkan pada saat kita dalam kondisi yang sehat dan bugar pun, kita masih beresiko terkena flu. Kita juga dapat menulari orang lain secara tidak sadar karena gejalanya baru timbul setelah 1-4 hari. Beberapa kelompok orang berada pada tingkat resiko tinggi mengalami komplikasi yang mengancam jiwa apabila mereka terkena flu, diantaranya usia lanjut, anak-anak, penderita diabetes, asma, penyakit jantung kronis, penyakit paru dan penyakit ginjal.

Apa saja komplikasi yang dapat disebabkan oleh flu? Komplikasi flu dapat berupa pneumonia bakterial, infeksi telinga, infeksi sinus, dehidrasi dan dapat memperburuk kondisi medis yang kronis, seperti gagal jantung kongestif, asma maupun diabetes. Kondisi seperti muntah, diare, dan mual dapat juga terjadi terlebih pada anak-anak.

Apakah anak-anak dapat diberikan vaksinasi flu? Ya. Vaksinasi dapat diberikan pada anak-anak sejak mereka berusia 6 bulan.


Mengenai vaksin flu itu sendiri. Amankah? Vaksin ini tidak akan meyebabkan flu. Vaksin flu inaktif mengandung virus mati yang tidak mengakibatkan infeksi, akan tetapi menyebabkan tubuh kita bereaksi untuk melawan virus tersebut. Vaksin flu diteloransi dengan baik dan aman. Reaksi yang paling sering terjadi adalah rasa sakit ringan di tempat suntikan.

Apakah pencegahan terhadap flu mungkin dilakukan? Ya. Adalah sangat mungkin mencegah flu melalui vaksinasi. Efektivitas vaksin flu telah terbukti secara klinis. Banyak negara di dunia telah merekomendasikan vaksinasi flu.

Kapankah waktu yang paling efektif untuk mendapatkan vaksinasi flu? Oleh karena durasi dan keparahan musim flu amat bervariasi, maka sebaiknya vaksinasi dilakukan segera setelah vaksin flu sudah tersedia.

Mengapa vaksinasi flu harus diulang setiap tahunnya? Virus flu selalu berubah secara konstan. Secara umum, strain virus influenza yang baru, beredar setiap tahun. Setiap tahunnya sebelum musim flu, virus baru yang beredar diidentifikasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan merupakan dasar pembuatan formula vaksin baru, sehingga perlindungan optimal terhadap flu dapat dicapai.

Apa manfaat vaksinasi flu bagi kita?
  • Dapat secara potensial menyelamatkan hidup kelompok orang yang beresiko tinggi.
  • Menurunkan angka penyakit akibat flu dan angka rawat inap di rumah sakit.
  • Mencegah absensi kerja atau sekolah.
  • Mengurangi resiko penularan terhadap anggota keluarga, teman, ataupun rekan kerja.
Jangan Salah Persepsi! Banyak yang beranggapan bila sudah divaksinasi flu maka tidak akan bisa terkena batuk dan pilek. Yang perlu Moms ketahui, perlindungan dari vaksin flu hanya berkisar 70 - 90 persen saja, sehingga masih bisa terkena flu.  Namun flu yang terjadi jika sudah divasinasi dapat meringankan gejala agar tidak terlalu parah. Dan sekali lagi Moms harus jeli ketika melihat flu dan batuk pilek biasa (common cold) terjadi, sehingga tidak mispersepsi atau keliru mendiagnosa.

Jenis Vaksin yang Beredar di Indonesia. Memang jenis vaksin yang beredar di dunia ada beberapa macam, tapi jenis vaksin yang beredar di Indonesia hanya vaksin dengan bentuk injeksi (suntik). Mengapa? Karena hanya jenis vaksin inilah yang disetujui oleh Dirjen POM dan satgas imunisasi. Jenis vaksin bentuk injeksi adalah jenis berupa kuman dalam keadaan mati, sehingga tubuh merespon dengan kehadiran agent yang masuk tersebut dan tubuh membentuk kekebalan. Pada nasal spray (vaksin yang disemprotkan melalui hidung) tidak beredar di Indonesia dimana mengandung virus hidup dengan dosis kecil dan sudah dilemahkan. Jika Moms pernah mendengar vaksin flu dengan model patch (ditempel mirip seperti stiker yang sebelumnya diinjeksi dulu), ini juga tidak beredar di Indonesia - masih dalam rencana uji coba namun hasilnya belum baik.


Friday, July 15, 2011

Kenali Jenis Kulit Wajah Anda

0 comments

Setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda-beda, ada yang berminyak, kering, sensitif, sampai kombinasi. Karenanya tiap orang harus mengenal kulitnya sendiri agar bisa memilih jenis kosmetik yang tepat. Pemilihan kosmetik yang tepat akan menghindarkan Anda dari alergi, ruam, gatal-gatal, maupun jerawat.

Jika Anda mempunyai kulit kering, jangan putus asa. Anda harus rajin memakai mousse atau foundation jenis krim. Hindari produk dengan formula tanpa minyak karena cenderung membentuk garis halus pada wajah. Bagi yang berkulit sensitif, carilah produk yang diberi label khusus untuk digunakan pada kulit sensitif. Non-alergi adalah kata kunci yang perlu Anda cari pada label. Hindari produk dengan tingkat bahan pengawet yang tinggi. Sedangkan untuk kulit berminyak gunakan produk yang tidak akan menyumbat pori-pori. Usap kulit dengan lembut menggunakan spons secara berkala untuk menghapus kesan berminyak. Sedangkan kulit kombinasi, Anda dapat memilih produk yang berbeda pada bagian wajah yang berbeda, atau pilih produk yang khusus diciptakan untuk kulit kombinasi.

Lalu bagaimana mengetahui jenis kulit Anda dengan cara mudah. Caranya adalah ambil selembar tisu atau kertas makeup khusus untuk mengangkat minyak, lalu perhatikan di mana minyak-minyak di wajah Anda berkumpul. Lakukan sekitar beberapa jam setelah wajah dibersihkan, dalam suhu ruangan yang normal (tidak dingin, tidak panas). Tekan-tekan tisu tersebut di titik T-zone (hidung dan daerah dahi bagian atas alis mata), lalu perhatikan. Alihkan ke titik-titik lain di wajah Anda, dan perhatikan lagi sisanya. Berikut tanda-tandanya dan artinya:
  • Kulit normal: Tak akan ada banyak sisa minyak, atau ada sedikit sisa minyak dari wajah di titik T-zone. Jika kulit Anda normal, kulit wajah Anda akan terasa lembut dan kenyal di seluruh bagian wajah secara merata.
  • Kulit kering: Seperti kulit normal, tisu tak akan banyak mengandung minyak, namun akan ada kulit-kulit yang mengelupas, terasa kencang, dan kering.
  • Kulit berminyak: Akan tersisa banyak sisa minyak di tisu atau kertas minyak yang Anda gunakan, namun minyak ini berasal dari seluruh bagian wajah, daerah T-zone, pipi, dagu, dan dahi. Mudah untuk mengenali kulit berminyak, karena biasanya jenis kulit ini memiliki pori-pori besar dan berjerawat.
  • Kulit kombinasi: Kulit kombinasi berarti Anda memiliki kulit berminyak dan kulit kering (bukan normal). Jika kertas minyak yang Anda gunakan mendapati banyak minyak di daerah T, namun Anda juga mendapati bahwa sisa kulit Anda mengelupas atau kering dan kencang, maka kulit anda termasuk jenis kombinasi.
  • Kulit sensitif: Kulit sensitif tidak akan banyak meninggalkan sisa minyak, tapi akan cenderung kering dan terasa kencang. Sering berwarna kemerahan, mengelupas, dan sering terasa gatal ketika diaplikasikan produk perawatan kulit, juga rawan berjerawat. Setelah mengetahui jenis kulit wajah, akan lebih mudah untuk merawat dan membeli produk perawatan yang paling tepat untuknya. Namun perlu diingat, ini adalah teknik dasar untuk mengetahui jenis kulit. Jika Anda masih belum yakin atau ingin lebih dalam merawat kulit wajah Anda, temuilah dokter kulit atau pakar kesehatan kulit untuk mendapatkan perawatan yang terbaik.

Friday, June 10, 2011

Cara Detoksifikasi Tubuh dari Nikotin

0 comments

Merokok selama ini dikenal sebagai kebiasaan yang tidak sehat karena memaparkan banyak zat adiktif dan racun ke dalam tubuh. Merokok juga termasuk polusi yang bisa menyebabkan kesehatan seseorang memburuk dari waktu ke waktu. Karbon monoksida dan tar dalam rokok juga dapat merusak tubuh manusia.

Karbon monoksida merusak sel sehat dengan mencegah oksigen berperan mengisi dan menyembuhkan. Adapun tar pada rokok dapat melapisi paru-paru, membuat orang lebih rentan terhadap penyakit pernapasan seperti emphysema dan bronkitis.

Tak hanya perokok, bahaya ini juga berlaku bagi mereka yang sering terpapar asap rokok. Mau membersihkan diri Anda dari paparan nikotin? Berikut caranya:
  • Pertama, jika Anda merokok, berhentilah. Bila serius ingin mendetoksifikasi tubuh dari racun nikotin, Anda seharusnya mempertimbangkan segala cara yang diperlukan untuk berhenti merokok. Ada beberapa cara berhenti merokok, bisa melalui terapi, permen, atau hipnosis.
  • Minum banyak air. Ini akan membantu untuk mengelurkan racun dan nikotin yang telah terakumulasi dalam tubuh Anda setelah bertahun-tahun merokok.
  • Makanlah makanan yang kaya serat untuk membersihkan perut dan sistem pencernaan. Nikotin mungkin telah melemahkan sistem ekskretoris yang bertanggung jawab untuk mengeluarkan limbah dari tubuh. Mengonsumsi serat akan memungkinkan Anda untuk memiliki gerakan usus rutin yang akan membersihkan sistem metabolisme tubuh.
  • Mempertahankan pola makan sehat yang meliputi banyak buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan makanan kaya antioksidan seperti buah beri. Hindari alkohol, soda, kafein dan makanan yang digoreng. Mengonsumsi gizi dan makanan kaya antioksidan akan membantu memperbaiki kerusakan sel yang disebabkan oleh karbon monoksida dalam rokok.
  • Memperkuat paru-paru dengan melakukan latihan pernapasan setiap hari. Duduklah di tempat yang tenang dan nyaman. Buat tubuh rileks dan tarik napas panjang melalui hidung dan hembuskan napas melalui mulut selama sekitar 5-10 menit.

Tuesday, June 7, 2011

Wortel Tak Bisa Memperbaiki Penglihatan

0 comments

Wortel dan kesehatan mata selama ini bagaikan kembar identik. Sayuran berwarna oranye ini memang mengandung nutrien yang bisa menjaga kesehatan mata, tetapi tidak bisa mengoreksi gangguan penglihatan.  Wortel kaya akan vitamin A, di mana vitamin ini sangat penting untuk kesehatan mata. Namun tidak ada yang luar biasa dari sayuran ini karena bayam, kentang, atau labu juga tak kalah kandungan vitamin A-nya.

Para ahli dari American Academy of Opthalmology menegaskan bahwa mengonsumsi wortel saja tidak akan bisa memperbaiki indra penglihatan kita. Yang diperlukan adalah variasi makanan sehingga seluruh nutrisi yang diperlukan terpenuhi karena mata yang sehat juga ditunjang oleh vitamin C, D, dan juga E. Selain itu jaga juga berat badan Anda karena kegemukan akan meningkatkan risiko diabetes yang jika tidak dikendalikan bisa menyebabkan gangguan saraf dan berakhir pada kebutaan.

Saturday, May 28, 2011

Nutrisi yang Dapat Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

0 comments


Sistem kekebalan tubuh merupakan pertahanan utama pada tubuh Anda. Nutrisi yang baik merupakan salah satu faktor terpenting dalam mempertahankan sistem kekebalan tubuh yang sehat. Nutrisi apa saja?

Sistem kekebalan tubuh terdiri dari sekelompok jaringan dan sel yang terorganisir, yang berfungsi melindungi tubuh dari alergen, bakteri, virus dan organisme lain. Berikut beberapa nutrisi penting yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh:

  • Buah jeruk. Vitamin C adalah antioksidan kuat yang dikenal untuk melawan infeksi dan membuat Anda tetap sehat. Vitamin C meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan meningkatkan produksi sel darah putih dan antibodi, senyawa penting untuk respon kekebalan. Vitamin C juga dapat mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan kanker.
  • Bawang putih. Bawang putih adalah anggota dari keluarga bawang dengan potensi meningkatkan kekebalan tubuh. Bawang putih merangsang replikasi pelawan infeksi, yaitu sel darah putih, meningkatkan aktivitas sel pembunuh alami dan meningkatkan efisiensi antibodi. Aroma menyengat dari bawang putih karena mengandung senyawa belerang yang dikenal sebagai allicin. Senyawa ini bersifat antibakteri, antijamur dan antivirus. Bawang putih adalah antioksidan alami yang mengurangi radikal bebas dalam aliran darah dan melindungi terhadap pembentukan tumor.
  • Yogurt. Probiotik atau bakteri baik ditemukan dalam saluran pencernaan Anda. Ketika Anda sakit, simbiosis atau keseimbangan alami dari bakteri baik dan buruk di dalam usus menjadi tidak imbang. Mengkonsumsi yogurt dengan kultur bakteri hidup dapat membantu memulihkan bakteri sehat. Yogurt juga merupakan sumber mineral selenium, antioksidan yang meningkatkan sel-sel pembunuh dan memobilisasi melawan sel kanker.
  • Teh hijau. Teh hijau kaya akan polifenol atau antioksidan tanaman, yang melindungi tubuh terhadap mikroorganisme dan menghambat pertumbuhan sel kanker. Polifenol melindungi tubuh terhadap kerusakan oksidatif akibat radikal bebas dan komponen berbahaya yang menyebabkan penuaan dini.
  • Jahe. Komponen aktif dalam jahe yang ditemukan dalam akar adalah minyak atsiri. Gingerol dan shogalo adalah senyawa fenol yang memberikan rasa tajam pada jahe dan bersifat obat. Jahe sering direkomendasikan sebagai teh atau untuk mandi air hangat karena jahe meningkatkan produksi keringat ketika hangat. Ini membantu tubuh menghilangkan kuman dan racun. Jahe juga bisa meringankan mulas, mual, muntah, migrain dan bertindak sebagai agen anti-inflamasi.
  • Ikan dan kerang. Ikan mengandung berbagai senyawa untuk meningkatkan kekebalan, termasuk asam lemak omega-3 dan antioksidan selenium. Asam lemak omega-3 terutama ditemukan dalam lemak ikan seperti salmon, mackerel, tuna, trout dan ikan haring serta biji rami, meningkatkan aktivitas fagosit. Fagosit adalah sel darah putih yang menelan bakteri dan melindungi tubuh terhadap infeksi. Selenium membantu tubuh dalam produksi sitokin, protein yang menghilangkan virus dari tubuh.
  • Sayuran merah dan oranye. Paprika, labu, ubi jalar, tomat, labu, wortel dan sayuran berwarna cerah lainnya kaya akan beta-karoten. Beta-karoten meningkatkan jumlah sel pembunuh alami, melawan infeksi dan membantu sel-sel T, semuanya diperlukan untuk respon kekebalan. Tubuh akan mengkonversikan beta-karoten dari makanan menjadi vitamin A. Vitamin A adalah lini pertama terhadap penyakit.
  • Brokoli. Dengan kuntum warna terang dan padat hijau, brokoli adalah anggota dari sayuran calciferous. Brokoli kaya akan vitamin A, C dan E, yang menjadikannya sebagai pembangkit tenaga antioksidan. Brokoli berisi glucosinolate, yang merangsang sistem kekebalan tubuh dan sulforaphanes, yaitu agen ampuh anti-kanker.

Tuesday, May 3, 2011

Orang Dewasa Juga Butuh Imunisasi

0 comments

Orang Dewasa Juga Butuh Imunisasi
Pemberian imunisasi pada orang dewasa terbukti mampu mencegah serangan berbagai penyakit. Imunisasi merupakan salah satu bentuk pencegahan penyakit yang efektif, mudah, serta murah. Dengan imunisasi, seseorang akan memiliki kekebalan terhadap penyakit tertentu. Contohnya cacar, yang dahulu merupakan penyakit yang sangat ditakuti, sekarang berhasil dibasmi berkat imunisasi massal.

Pemberian imunisasi berangkat dari kejadian yang sudah lewat. Awalnya dari mortalitas (angka kematian) dan morbiditas (angka kesakitan) suatu penyakit. Salah satu contohnya adalah penyakit influenza. Ternyata, angka kematian akibat influenza mencapai 20 ribu dan morbiditasnya 200 ribu per tahun. Ini akan sangat mengganggu produktivitas orang dewasa. Nah, salah satu upaya pencegahannya adalah dengan imunisasi. Dengan adanya imunisasi, mortalitas dan morbiditas influenza jadi berkurang. 

Imunisasi adalah induksi untuk merangsang sistem imun tubuh untuk membentuk pertahanan tubuh terhadap jenis virus atau bakteri yang akan masuk ke dalam tubuh. Dengan membentuk sistem imun sebelum virus atau bakteri benar-benar masuk, tubuh akan mampu membentuk sistem imun dengan cepat, sehingga akan menurunkan, menunda, atau menghentikan terjadinya angka kesakitan.

Faktor HALO
Imunisasi pada orang dewasa memang belum sepopuler imunisasi pada anak. Padahal, imunisasi pada orang dewasa tak kalah penting dan terbukti sangat efektif mencegah penyakit. Bahkan, menurut American Society of Internal Medicine, imunisasi pada orang dewasa dapat mencegah kematian 10 kali lipat dibandingkan pada anak.

Ada banyak vaksinasi untuk orang dewasa, misalnya MMR, Tetanus dan Diphteri, Influenza, Pneumokok, Hepatitis A dan Hepatitis B, dan sebagainya. Imunisasi pada orang dewasa sifatnya sangat optional , tetapi suatu waktu bisa jadi akan menjadi vaksin wajib untuk orang dewasa. Misalnya, influenza. Bayangkan jika seorang karyawan terkena influenza dan tidak bekerja selama seminggu. Tentu akan sangat mengganggu produktivitas kerjanya.

Untuk menilai apakah seseorang memerlukan jenis vaksinasi tertentu, harus dilihat faktor HALO-nya. HALO adalah singkatan dari Health (kesehatan), Age (usia), Lifestyle (gaya hidup), dan Occupacy (pekerjaan). Faktor kesehatan yang perlu dipertimbangkan misalnya, apakah klien menderita penyakit kronis (jantung, diabetes, kanker, dan sebagainya), sedang hamil, memiliki riwayat STD (sexual transmission disease /penyakit seks menular), menderita penurunan imun termasuk HIV, dan sebagainya.

Faktor usia antara lain apakah klien termasuk usia dewasa produktif ataukah sudah tidak produktif. Kebutuhan vaksinasi orang usia produktif tentu berbeda dengan usia lanjut. Pada usia tidak produktif, vaksinasi sudah harus lebih digalakkan karena sudah gampang sakit.

Faktor gaya hidup misalnya apakah seseorang menyukai seks bebas atau tidak, menyukai traveling atau tidak, dan sebagainya. Ini akan menentukan jenis imunisasi yang diperlukan. Misalnya pada klien yang menyukai seks bebas, maka paparan yang paling sering adalah Hepatitis B dan STD, maka ia perlu vaksinasi HPV dan Hepatitis B, misalnya. Jenis pekerjaan juga menentukan jenis vaksinasi yang dibutuhkan misalnya, faktor risiko seorang dokter tentu berbeda dengan seorang karyawan kantoran, sehingga jenis vaksinasi yang dibutuhkan juga berbeda.

Nah, keempat faktor HALO inilah yang akan membantu klien atau petugas kesehatan dalam memutuskan jenis vaksinasi yang akan diberikan. Selain HALO, ada variabel lain yang juga perlu dilihat, seperti riwayat vaksinasi, penyaringan terhadap kontraindikasi, dan sebagainya.

Cegah Efek Samping
Seperti halnya imunisasi pada anak-anak, efek samping imunisasi pada orang dewasa juga selalu ada, tidak bisa 100 persen aman. Ini yang disebut KIPI (Kejadian Ikutan Paska Imunisasi) atau AEFI (Adverse Events Following Immunization ). Akan tetapi, KIPI sangat jarang terjadi, karena imunisasi sebetulnya sangat aman, sepanjang semua prosedur dijalankan dengan benar.

Efek samping yang muncul pasca-imunisasi bisa bersifat lokal dan sistemik. Lokal misalnya muncul merah-merah di kulit, atau gatal-gatal di luka bekas suntikan. Sementara efek samping sistemik terjadi di seluruh tubuh, misalnya demam, atau gatal-gatal seluruh tubuh. Kalau efek sampingnya lokal, dilihat lagi apakah penyuntikannya betul, jarum suntiknya tepat, dan sebagainya.

Selain tempat, efek samping juga bisa dilihat dari durasinya, apakah munculnya akut (cepat) atau kronik (jangka panjang). Misalnya, begitu diimunisasi langsung timbul reaksi, atau baru beberapa hari kemudian muncul gatal-gatal? Yang harus dilihat pertama kali adalah kondisi pasien, fit atau tidak pada saat vaksinasi. Jika pada saat itu ia sedang demam, pemberian vaksin tentu akan membuatnya makin demam. Kemudian, apakah klien alergi telur? Bagaimana dengan tenaga kesehatannya, bener e nggak nyuntiknya ? Alatnya steril, enggak? Pakai sarung tangan enggak? dan sebagainya.

Untuk mencegah efek samping, maka dibuatlah prosedur baku dengan melakukan check list . Setiap orang yang akan diimunisasi harus di-check list , misalnya apakah ia alergi terhadap telur? Karena basis dari pembentukan imunoglobin adalah protein yang mirip telur. Kalau alergi telur, klien tidak akan diberi imunisasi, kecuali penting banget. Check list lain misalnya persiapan alat, penggunaan sarung tangan, dan sebagainya. Jika ini dilakukan, maka kejadian KIPI pasti akan bisa dihindari.

Hati-hati Wanita Hamil
Imunisasi pada wanita yang tidak hamil sebetulnya sama dengan imunisasi pada laki-laki. Salah satu yang penting adalah imunisasi Human Papiloma Virus (HPV) untuk kanker serviks. Sekarang sudah ditemukan imunisasi HPV yang jenisnya tidak hanya untuk kanker serviks, tapi juga untuk penyakit lain, misalnya penyakit kelamin pada laki-laki.

Berbeda dengan perempuan yang tidak hamil, vaksinasi tidak dianjurkan pada wanita hamil. Pada saat hamil, terjadi perubahan pada seluruh tubuh wanita, termasuk pada sistem imun, yang menyebabkan wanita hamil rentan terkena infeksi. Imunisasi pada wanita hamil rentan, karena berhubungan dengan janin di dalam kandungan. Beberapa jenis vaksinasi juga kontraindikasi, seperti Varisela dan MMR. Pemberian vaksin Influenza pada wanita hamil juga harus hati-hati, kecuali pada kondisi yang sangat krusial.

Jadi Pada saat hamil, pemberian vaksin sebaiknya hati-hati dan kalau bisa dihindari. Ada baiknya, wanita sudah mendapat vaksinasi sebelum kehamilan. Beberapa jenis vaksinasi prakehamilan yang dikenal antara lain MMR, Tetanus toxoid (TT), Hepatitis B, dan HPV.

Monday, April 18, 2011

Hitung Denyut Nadi Saat Berolahraga

0 comments

Anda suka berolahraga, tetapi apakah Anda selalu mengukur denyut nadi? Menghitung denyut nadi penting dilakukan karena dari sini bisa diketahui intensitas atau seberapa keras seseorang melakukan latihan. Atau seberapa keras jantung bekerja.

Lokasi yang umum digunakan untuk menghitung denyut nadi adalah pada pergelangan tangan bagian dalam. Gunakan jari telunjuk dan jari tengah untuk meraba. Lokasi lain, daerah leher satu jari di bawah tulang rahang bawah. Setelah denyutan terasa dengan jelas, hitung selama 10 detik. Untuk mendapatkan denyutan dalam satu menit, angka yang diperoleh dikalikan 6. Misalnya jika dalam 10 detik, denyutan yang terasa adalah 12, maka jumlah denyut nadi dalam 1 menit adalah 12 x 6 dan hasilnya 72 x/menit.

Kalau denyut di atas 100, berarti ada sesuatu yang tidak beres dengan kesehatan Anda. Mungkin Anda sedang sakit demam, sakit tenggorokan, dan masalah lain. Sebelum berolahraga, biasakan mengukur denyut nadi. Bila di atas 100, sebaiknya Anda istirahat berolahraga.

Wednesday, March 16, 2011

Jaga Kesehatan Mata Dengan Vitamin OCELA

0 comments

Mata adalah panca indera manusia yang sangat penting/esensial. Dapat dibayangkan jika kita mengalami kerusakan mata atau kebutaan, kita tidak dapat menikmati dan merasakan betapa indahnya alam semesta ini. Kenyataannya kita sering lupa untuk melakukan perawatan mata, padahal seperti halnya bagian tubuh yang lain, mata mungkin saja terkena gangguan atau masalah kesehatan. Gangguan-ganguan tersebut bisa disebabkan oleh udara yang tidak bersih atau terpolusi, radiasi sinar matahari, radiasi akibat terlalu lama di depan komputer, dan gangguan-gangguan lainnya.

Studi yang dilakukan oleh Eye Disease Prevalence Research Group(2004) memperkirakan bahwa pada tahun 2020 jumlah penderita penyakit mata dan kebutaan di dunia akan mencapai 55 juta jiwa. Studi ini menyebutkan juga bahwa penyakit mata dan kebutaan akan meningkat terutama bagi mereka yang telah berumur diatas 65 tahun. Seseorang yang berumur 80 tahun keatas yang merupakan 8% dari total penduduk, mengalami kebutaan sebanyak 69%.

Gangguan kesehatan pada mata yang umum terjadi adalah penurunan fungsi penglihatan, gejala mata merah tanpa ada penurunan fungsi penglihatan, dan mata merah dengan fungsi penglihatan turun. Sampai saat ini, penyakit mata yang banyak diderita adalah katarak, glukoma, dan infeksi.

Seiring dengan meningkatnya perhatian dan pengetahuan pengaruh gizi terhadap kesehatan, khususnya kesehatan mata menyebabkan pesatnya pertumbuhan pasar terhadap produk-produk kesehatan mata. Sebagian besar produk-produk untuk kesehatan mata yang dipasarkan sekarang berbentuk suplemen. Selain senyawa antioksidan yang sebelumnya telah diketahui dapat meningkatkan kesehatan mata, senyawa lain seperti lutein, zeaxanthin, dan astaxanthin. Namun Vitamin-vitamin OCELA, belakangan ini dipercaya mampu menjaga  kesehatan mata secara optimal. Apa itu Vitamin-vitamin OCELA. Berikut ini adalah penjelasannya:
  • Omega-3. Asam lemak yang terkandung dalam minyak ikan ini berfungsi menyehatkan retina dan mencegah peradangan pada mata. Kita bisa mendapatkannya dengan mengonsumsi ikan atau suplemen minyak ikan.
  • Vitamin C. Merupakan antioksidan kuat yang mampu membantu mencegah katarak. Terkandung dalam sebagian besar buah-buahan seperti jeruk, jambu, kiwi, stroberi, apel, dan lainnya.
  • Vitamin E. Juga bersifat antioksidan yang dapat mencegah terjadinya kerusakan pada sel-sel mata dan menangkal penuaan dini pada mata. Kita bisa mengonsumsi alpukat, bayam, susu, telur, kacang-kacangan, minyak sayur, padi-padian untuk memperoleh vitamin E.
  • Lutein Lutein. adalah zat yang terdapat dalam berbagai sayuran hijau dan telur. Berguna untuk memperlambat terjadinya degenerasi makular yang kerap dialami orangtua, serta menangkal katarak. Lutein mudah dijumpai pada bayam, brokoli, zucchini, telur, polong-polongan.
  • Vitamin A. Vitamin ini sudah lama dikenal sebagai penyehat mata. Vitamin ini dapat meningkatkan penglihatan di malam hari atau dalam cahaya temaram. Temukan vitamin A di dalam wortel, bayam, brokoli, ubi jalar, telur, keju, labu, dan mentega.

Tuesday, February 1, 2011

Pertolongan Pertama Pada Keracunan

0 comments

Secara umum, racun merupakan zat padat, cair, atau gas, yang dapat mengganggu proses kehidupan sel suatu organisme. Zat racun dapat masuk ke dalam tubuh melalui jalur oral (mulut) maupun topikal (permukaan tubuh). Dalam hubungan dengan biologi, racun adalah zat yang menyebabkan luka, sakit, dan kematian organisme, biasanya dengan reaksi kimia atau aktivitas lainnya dalam skala molekul. Bapak Toksikologi, Paracelsus, menyatakan bahwa: Segala sesuatu adalah racun dan tidak ada yang tanpa racun. Hanya dosis yang membuat sesuatu menjadi bukan racun. Sedangkan Keracunan adalah suatu keadaan dimana di dalam tubuh hewan mengandung zat racun yang diperolehnya secara langsung maupun tidak langsung, baik yang terjadi melalui kulit maupun mulut dan menimbulkan gejala-gejala keracunan

Dalam kehidupan sehari-hari banyak terjadi kasus keracunan, baik yang dilakukan secara sengaja maupun secara tidak sengaja. Keracunan makanan kadaluarsa atau sudah basi sering mengakibatkan keracunan massal. Keracunan dapat menimpa anak-anak maupun orang dewasa. Akan tetapi, kasus keracunan dapat diatasi dengan melakukan upaya pertolongan pertama kepada si penderita sebelum diperiksa dokter atau dirujuk ke rumah sakit.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Pun begitu dalam pencegahan keracunan. Menjaga kebersihan bahan makanan adalah salah satu cara menghindar dari keracunan. Cara termudah adalah selalu mencuci bahan makanan sebelum diolah. Meski sudah serba bersih, tak urung, kita bisa saja kecolongan. Tanpa kita tahu sebabnya, tiba-tiba ada saja orang yang keracunan setelah menyantap hidangan yang kita olah. Jika itu terjadi, ada, baiknya, kita semua harus tahu bagaimana menolong korban keracunan.

Keracunan tidak sengaja pada anak-anak merupakan kejadian yang umum dihadapi Unit Gawat Darurat rumah sakit, terutama anak balita. Banyak juga terjadi peristiwa keracunan massal yang disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi secara bersamaan oleh banyak orang. Gejala yang umum kemudian akan muncul, seperti pusing, perut mual, muntah-muntah, bahkan sampai kehilangan kesadaran. Tidak jarang keracunan juga menimbulkan kematian, seperti kejadian keracunan minuman alkohol yang merenggut korban jiwa.

Jika pada orang dewasa, keracunan pada umumnya akibat over dosis obat, baik disengaja maupun tidak. Pada anak-anak umumnya keracunan terjadi karena tidak sengaja menelan alkohol, obat-obatan cair, bahan kimia pembersih rumah, racun tanaman ataupun buah-buahan.

Kadang-kadang seorang anak mengatakan telah menelan sesuatu yang beracun atau malah tidak menyadarinya sampai timbul gejala muntah-muntah, lemas dan bingung, hilang kesadaran, atau tiba-tiba napasnya tidak wajar.

Jika Anda menduga anak Anda atau seseorang telah menelan sejenis racun, carilah bantuan medis secepat mungkin. Usahakan Anda bisa menjelaskan hal-hal berikut.

Merangsang Muntah
  • Jangan sekali-kali merangsang muntah seseorang yang tak sadar atau baru tertelan bahan kimia sejenis larutan pembersih, parafin, ataupun minyak tanah. Jangan coba merangsang muntah dengan meminumkan air garam atau memasukkan jari ke dalam kerongkongan si korban.
  • Untuk merangsang muntah, berikan 3 sendok teh sirop ipecac disusul dengan 2 gelas air putih. Jika setelah 20 menit belum muntah juga, ulangi dosis itu sekali lagi saja. Jika seseorang sedang muntah, telungkupkan wajahnya dan tundukkan kepalanya agar tidak tersedak muntahannya sendiri.
Apa yang ditelannya??
  • Seberapa banyak. Jika yang ditelannya obat carilah beberapa tablet yang telah tertelan
  • Kapan ditelannya.
  • Jika korban harus dibawa ke dokter atau rumah sakit, bawalah sisa kemasan makanan yang mungkin menjadi penyebab keracunan tersebut.
  • Jika sulit mendapatkan bantuan medis atau pun jauh dari rumah sakit, lakukanlah langkah-langkah berikut.
  • Jika racun berasal dari bahan kimia, berilah si korban minum jika masih dalam keadaan sadar.
  • Jika korban kehilangan kesadaran, baringkan dia pada posisi pemulihan dan bila napasnya terhenti lakukanlah pernapasan buatan dari mulut ke mulut.
  • Carilah pertolongan medis secepat mungkin.

Monday, January 31, 2011

Deteksi Dini Gejala Kanker

0 comments

Pencegahan lebih baik dari pada pengobatan. Kendati demikian, kesadaran orang terhadap penyakit kanker serta strategi pencegahannya masih sangat rendah. Padahal, mendeteksi penyakit kanker secara dini dapat membantu pengobatan agar lebih efektif.

Bagaimana wanita bisa mengurangi risiko terkena penyakit kanker? Tes Papanikolaou atau pap smear, dan Mammografi atau pemeriksaan payudara manusia menggunakan sinar-X dosis rendah sangat penting untuk mendeteksi kanker leher rahim atau kanker payudara. Namun tes-tes tersebut tidaklah cukup untuk melindungi diri dari segala jenis penyakit kanker.

Rokok, paparan terhadap radiasi, alkohol, dan infeksi kronis adalah beberapa faktor yang diketahui dapat meningkatkan risiko kanker. Sedangkan faktor lain yang dapat mempengaruhi risiko terkena penyakit tersebut adalah pola makan dan obesitas.

Untuk itu, situs The Times of India menuliskan informasi dari Dr Ashok Vaid, Kepala Onkologi Institut Kesehatan Artemis di Gurgaon, Haryana, India, mengenai beberapa gejala penyakit kanker yang terlihat pada wanita. Jika Anda para wanita merasa sering menjumpai tanda-tanda peringatan sebagai berikut, berarti sudah saatnya Anda mengunjungi dokter.

  1. Berat badan turun drastis karena alasan yang tak jelas, hilang selera makan, atau mudah lelah.
  2. Luka yang tak kunjung sembuh di mulut.
  3. Sulit menelan.
  4. Bengkak-bengkak tak normal di leher, bawah lengan, atau di bagian mana pun pada tubuh.
  5. Bengkak di payudara, cairan abnormal yang keluar dari puting payudara.
  6. Batuk-batuk yang cukup lama bahkan disertai darah.
  7. Perut kembung atau pendarahan pada anus.
  8. Pendarahan berlebihan yang tak normal saat menstruasi.
  9. Cairan abnormal yang keluar lewat vagina atau pendarahan setelah berhubungan seks.
  10. Urine atau tinja yang disertai darah.

Tuesday, December 28, 2010

Menggunakan Gel Pembersih Tangan, Efektifkah??

0 comments

Setelah memakai gel pembersih tangan atau hand sanitizer, mungkin Anda berpikir kulit akan terlindung dari kuman dalam jangka waktu lama. Tapi, apakah benar demikian?

Menurut Philip Tierno, Direktur Klinis Mikrobiologi dan Imunologi di NYU Langone Medical Center kepada New York Daily News, dia mengatakan: Gel pembersih tangan hanya bekerja satu atau dua menit dan harus digunakan lagi ketika kontaminasi terjadi.

Dokter Len Horovitz, ahli penyakit dalam dari Lenox Hill Hospital, menambahkan manfaat pembersih tangan juga akan lenyap ketika Anda memegang barang atau menjabat tangan seseorang. Apalagi, tidak semua kuman bisa diatasi dengan pembersih kulit praktis ini.

Horovitz, menambahkan lagi seperti yang dikutip dari Times Of India. Hal terbaik untuk terlindung dari kuman adalah mencuci tangan dengan sabun dan air, selain sabun dan air, cara terbaik untuk menjaga kuman berbahaya adalah tidak menyentuh wajah, kecuali jika Anda sudah mencuci tangan.”

Sebelumnya, sebuah survei menunjukkan, lebih dari separuh warga Amerika Serikat mengira gel antibakteri mampu melindungi kulit dari kuman dalam jangka waktu lama. Bahkan, menurut survei Healthpoint, gel pembersih tangan dapat bekerja sampai enam jam.

Lalu bagaimana menangani kuman di tangan? Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menganjurkan agar Anda memakai pembersih tangan yang mengandung setidaknya 60 persen alkohol bila memang sabun dan air tidak ada. Pembersih tangan yang mengandung alkohol yang cukup akan bekerja secara signifikan untuk melindungi kulit dari bakteri.

Thursday, November 18, 2010

Perawatan Kulit Pria

0 comments

Perawatan kulit pria sekilas tampak seperti topik asing bagi sejumlah pria. Bahkan lebih asing lagi beberapa tahun lalu. Namun, semakin banyak pria sekarang menyadari pentingnya perawatan kulit pria (dan karenanya Anda melihat pangsa pasar kesegaran dengan produk perawatan kulit pria juga). Meskipun kulit laki-laki sangat berbeda dari perempuan, perawatan kulit pria sangat mirip dengan perawatan kulit perempuan. 

Perawatan kulit pria juga dimulai dengan pembersihan. Pembersih cair cenderung lebih disukai. Pembersihan membantu menghilangkan kotoran, minyak dan polutan dari kulit dan membantu dalam mencegah penyumbatan pori-pori. Sifat berminyak yang melekat pada kulit laki-laki menjadikan pembersihan sebagai bagian penting dari prosedur perawatan kulit pria. Pembersihan harus dilakukan setidaknya 1 kali setiap hari, bahkan lebih baik jika hal itu dilakukan dua kali sehari. Menggunakan sabun pada wajah tidak disarankan

Perawatan kulit pria banyak berkisar disekitar pencukuran. Busa / gel / krim cukur dan setelahnya lotion cukur adalah beberapa produk perawatan kulit pria paling penting. Perawatan kulit pria yang serius membutuhkan pilihan yang tepat dalam bercukur terkait peralatan dan produk. Salah satu pertimbangan utama dalam memilih produk pencukur haruslah tipe kulit (karena tingkat produksi minyak berbeda-beda pada tiap orang). Alkohol harus dihindari setelah bercukur. Perawatan kulit pria yang tepat juga menuntut penggunaan pisau cukur yang berkualitas baik. Di sini, pisau cukur dengan pivot (swivel-head razor) lebih disukai karena dikenal dapat mengurangi resiko luka. Selain produk-produk dan peralatan, juga penting bahwa Anda menggunakannya dengan benar. Berhati-hatilah saat menggunakan pisau cukur anda. Jangan menggaruknya pada kulit Anda, gunakan gerakan yang lembut dan halus (intinya adalah menghilangkan rambutnya dan bukan kulitnya). 

Kulit pria umumnya lebih tebal dan berminyak karena pori-pori yang lebih besar dan kelenjar sebaceous yang lebih aktif. Namun, karena bercukur secara teratur, kulit bisa cukup mudah mengalami dehidrasi. Oleh karenanya pelembab juga merupakan bagian penting dari perawatan kulit pria. Gel atau krim pelembab harus dioleskan setelah bercukur. Bahkan, beberapa busa cukur / gel memiliki efek pelembab didalamnya juga. Pelembab harus ditepuk lembut di wajah dan dipijat lembut ke atas. 

Meskipun kulit pria kurang rentan terhadap kanker kulit yang disebabkan oleh radiasi UV, menggunakan tabir surya juga merupakan tindakan perawatan kulit pria yang penting. Anda dapat menggunakan pelembab tabir surya yang digabungkan dengan efek pelembab. 

Pilihan lain yang baik untuk perawatan kulit pria adalah untuk menggunakan produk perawatan kulit pria yang memiliki bahan-bahan alami seperti lidah buaya, garam laut, minyak kelapa, dan lain-lain. Minyak antiseptik yang alami misalnya lavender, pohon teh, dll juga menyediakan sarana yang baik untuk perawatan kulit pria. 

Perawatan kulit pria tidak sesulit yang banyak pria pikir. Hal itu hanya menyita waktu beberapa menit setiap hari, untuk memberi Anda kulit yang sehat untuk sekarang dan untuk masa depan.

Blog Award

 

FaiK Share. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution of FaiK theme by FaiK MuLaCheLLa | Distributed by Blogger Templates Blog Corp