Wednesday, February 1, 2012

Warna Kulit Sawo Matang Lebih Menguntungkan Dibanding Kulit Putih

0 comments

Industri kecantikan di Indonesia selama ini telah menciptakan suatu standar umum, bahwa cantik itu yang berkulit putih. Para perempuan, bahkan ada juga laki-laki, lalu berlomba-lomba memutihkan kulit. Upaya mereka dipermudah oleh banyaknya produk-produk pemutih kulit dari berbagai merek yang membanjiri pasar -meski hasilnya sebenarnya tak segera terlihat.

Padahal, sebagai orang Asia, kita memang harus menerima bahwa kulit kita memang cenderung gelap. Kulit kita terdiri atas tiga lapisan: epidermis, dermis, dan lapisan subkutis. Lapisan yang dapat terlihat, yaitu epidermis, tersusun dari keratinosit, sel-sel yang menyediakan perlindungan terhadap kulit. Epidermis juga mengandung melanosit, sel-sel khusus yang memproduksi melanin, atau pigmen coklat yang menyebabkan kulit kita terlihat gelap.

Nah, butir-butir pigmen melanin orang Indonesia lebih banyak, sehingga terlihat lebih coklat dari pada kulit kaukasia. Kita mesti bersyukur karena memiliki kulit yang cenderung coklat seperti ini. Dibandingkan dengan yang berkulit putih, kulit coklat nggak akan mudah terbakar. Orang kulit putih pasti akan mengalami sunburn, sementara kalau yang berkulit coklat hanya akan mengalami pencoklatan kulit.

Kondisi kulit yang memiliki pigmen melanin lebih banyak secara alami juga sudah memiliki perlindungan kulit terhadap sinar UV. Di samping itu, kulit sawo matang juga memberikan beberapa keuntungan lain:
  • Warna kulit yang lebih hangat. Meskipun semua orang memiliki jumlah sel-sel melanosit yang sama, orang yang berkulit gelap mempunyai melanosit yang mampu menghasilkan melanin dalam jumlah banyak. Meningkatnya melanin inilah yang memberikan kulit warna yang lebih hangat, demikian menurut pakar penyakit kulit Susan C. Taylor, MD, yang juga penulis buku Brown Skin: Dr. Susan Taylor's Prescription for Flawless Skin, Hair, and Nails.
  • Perlindungan alami terhadap paparan sinar matahari, dan menurunkan risiko kanker kulit. Jumlah melanin yang lebih banyak menjaga kulit Anda dari efek jangka pendek paparan sinar matahari, seperti kulit yang terbakar (sunburn). Kondisi melanin yang sama juga melindungi Anda dari efek jangka panjang, seperti penuaan dini dan kanker kulit, seperti melanoma. Tingkat pengidap kanker kulit di kalangan orang Afro-Amerika jauh lebih rendah daripada kalangan kaukasia. Bila Anda memiliki kulit yang cenderung coklat, Anda juga memiliki kulit yang berkilau secara alami. Anda tidak perlu berjemur atau menjalani perawatan tanning bed untuk mendapatkannya.
  • Menghambat radikal bebas. Radikal bebas akan dihadapi sebagai akibat menyebarnya kerusakan sel-sel manusia. Menurut Diana Clarke, pendiri situs The Sun and Your Skin, melanin berperan dalam mencegah kerusakan kulit yang disebabkan oleh radikal bebas. Melanin memengaruhi lemak yang menahan kelembaban di stratum corneum (lapisan terluar pada epidermis). Jika kulit kehilangan kelembabannya, kulit menjadi kering dan pecah-pecah.
  • Terlihat lebih muda. Tanda-tanda penuaan akan lebih sulit terlihat, misalnya kerutan yang dalam, garis-garis halus, dan bintik-bintik hitam pada wajah. Itu sebabnya, orang Indonesia selalu terlihat lebih muda ketimbang orang bule dengan usia yang sama! Hal ini dikarenakan kandungan melanin pada kulit Anda yang lebih besar.

Meski begitu, Anda juga perlu tahu bahwa kulit yang lebih gelap juga memiliki kekurangan:
  • Lebih banyak melanin membuat kulit lebih reaktif.  Artinya, hampir setiap rangsangan, seperti ruam, goresan, jerawat, atau peradangan, bisa memicu produksi melanin yang berlebihan. Akibatnya, muncul bercak-bercak hitam pada kulit. Area hitam ini merupakan akibat hiperpigmentasi paska peradangan. Warna kulit menjadi berubah, tidak rata, dan butuh waktu berbulan-bulan untuk kembali seperti semula. Oleh karena itu Anda perlu rutin mengenakan krim tabir surya untuk mencegah berbagai masalah ini.
  • Risiko mengalami keloid lebih besar. Kulit yang cenderung gelap lebih rentan mengembangkan problem seperti keloid, benjolan atau jaringan kulit yang tumbuh pada bekas luka. Meskipun tidak membahayakan, bagi para perempuan keloid bisa mengurangi keindahan kulit dan penampilan.
Rating: 4.5

Thursday, January 26, 2012

Mitos dan Fakta Donor Darah

0 comments

Mitos dan Fakta Donor Darah

Donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah untuk kemudian dipakai pada transfusi darah.

Donor darah biasa dilakukan rutin di pusat donor darah lokal. Dan setiap beberapa waktu, akan dilakukan acara donor darah di tempat-tempat keramaian, misalnya di pusat perbelanjaan, kantor perusahaan besar, tempat ibadah, serta sekolah dan universitas. Pada acara ini, para calon pendonor dapat menyempatkan datang dan menyumbang tanpa harus pergi jauh atau dengan perjanjian. Selain itu sebuah mobil darah juga dapat digunakan untuk dijadikan tempat menyumbang. Biasanya bank darah memiliki banyak mobil darah.

Donor darah merupakan salah satu bentuk tindakan sosial yang sangat mulia dan tidak mengenal pamrih. Namun sayang, masih sedikit orang yang tergerak hatinya untuk mau menyumbangkan darahnya. Kebanyakan orang takut mendonorkan darah karena menganggap itu menyakitkan, bisa membuat badan lemah dan rentan terkena penyakit. Padahal, itu tidak lebih hanyalah sebuah anggapan yang keliru.

Untuk menghapus segala bentuk mitos tentang donor darah, konsultan bank darah di Medcity Moolchand New Delhi India Dr Rani Prem Kumar, membantu menjelaskan tentang kebenaran dari donor darah yang sebetulnya memberikan banyak manfaat seperti dikutip Healthmeup berikut ini :
  • Mitos: Donor darah bikin tekanan darah rendah.
  • Fakta: Namun, banyak orang yang merasa setelah mendonorkan darah membuat mereka merasa lemah. Sekali lagi, ini tidak benar. Kenyataannya bahwa dibutuhkan satu atau dua hari untuk mengisi volume cairan dalam tubuh dan tiga bulan untuk regenerasi sel darah merah agar dapat menyumbangkan lebih banyak darah.
  • Mitos: Beristirahat penuh selama sehari setelah menyumbangkan darah.
  • Fakta: Anda dapat dengan mudah melanjutkan kegiatan sehari-hari secara rutin setelah menyumbangkan darah, tetapi dengan catatan:
    • Cukupi kebutuhan cairan dengan meminum banyak air putih ata jus dalam waktu 24 jam setelah donor darah
    • Hindari paparan sinar matahari
    • Hindari mengemudi selama 2-3 jam berikutnya
    • Hindari merokok selama 4 jam
    • Hindari alkohol untuk 24 jam
  • Mitos: Donor Darah adalah suatu prosedur yang menyakitkan.
  • Fakta: Menyumbangkan darah tidak menyakitkan sama sekali. Kita hanya merasakan sensasi seperti dicubit ketika jarum menusuk lengan.
  • Mitos : Saya tidak harus sering mendonorkan darah, karena itu bisa membuat tubuh saya lemah.
  • Fakta : Orang yang sehat bisa mendonorkan darah empat kali dalam setahun.
  • Mitos : Donor darah membuat saya merasa stres, sakit kepala parah dan muntah?
  • Fakta : Donor darah tidak dapat menyebabkan sakit kepala dan muntah jika tekanan darah Anda dalam batas normal sebelum melakukan donor darah.
  • Mitos : Donor menurunkan tingkat kekebalan tubuh.
  • Fakta : Tingkat kekebalan tubuh Anda tidak terpengaruh hanya karena Anda mendonorkan darah.
  • Mitos: Mendonorkan darah dapat berfluktuasi terhadap tekanan darah dan kadar gula darah.
  • Fakta: Donor darah tidak akan mempengaruhi tekanan darah dan kadar gula darah. Tetapi, seorang pasien diabetes yang sedang menerima insulin tidak dapat menyumbangkan darahnya.
  • Mitos : Sering donor darah membuat tubuh kekurangan zat besi.
  • Fakta : Individu yang sehat dengan kebiasaan makan yang baik dapat mendonorkan darah empat kali setahun dengan jarak waktu tiga bulan. Ini tidak akan membuat kandungan zat besi dalam tubuh Anda berkurang.
  • Mitos : Donor darah butuhkan waktu lama.
  • Fakta : Salah. Prosedur donor darah mulai dari registrasi (pendaftaran) sampai pengambilan darah berlangsung sekitar setengah jam.
  • Mitos: Sering ke rumah sakit untuk menyumbangkan darah menyebabkan infeksi?
  • Fakta: Tidak benar. Seseorang tidak perlu merasa takut infeksi karena donor darah.
  • Mitos: Anda tidak bisa mendonorkan darah jika sedang mengonsumsi beberapa jenis obat.
  • Fakta: Ini bukan mitos. Orang yang sedang mengambil beberapa jenis obat tertentu seperti aspirin, antibiotik, anti-hipertensi, steroid, hormon, antikoagulan, tidak bisa mendonorkan darahnya.
  • Mitos : Dapatkah seorang wanita hamil menyumbangkan darah?
  • Fakta : Tidak, wanita hamil tidak diperbolehkan untuk menyumbangkan darah.
  • Mitos: Dapatkah saya mendonorkan darah, jika saya masih menyusui?
  • Fakta: Tidak, ibu menyusui sebaiknya tidak mendonorkan darah selama paling sedikit enam minggu setelah melahirkan karena menyumbangkan darah mempengaruhi tingkat cairan di dalam tubuh dan juga dapat mempengaruhi pasokan ASI.
  • Mitos: Dapatkah saya mendonorkan darah, jika sudah mengkonsumsi alkohol sehari sebelumnya?
  • Fakta: Tidak, tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi alkohol sehari sebelum menyumbangkan darah.
  • Mitos: Dapatkah saya mendonorkan darah, jika saya merokok secara teratur?
  • Fakta: Ya, tapi Anda harus menjauhkan diri dari paparan asap rokok atau berhenti merokok satu jam sebelum dan setelah donor.
  • Mitos : Donor darah secara teratur dapat menyebabkan obesitas.
  • Fakta: Menyumbangkan darah tidak mempengaruhi berat badan Anda. Namun, beberapa orang setelah donor darah memang cenderung makan lebih banyak dari biasanya.

Sunday, November 6, 2011

Inilah Buah Pencegah Flu

0 comments

Musim hujan yang ditunggu-tunggu telah tiba. Selain membawa berkah, di musim hujan biasanya  banyak orang terkena flu. Sehingga kita sangat disarankan untuk menjaga kesehatan dan minum vitamin. Vitamin mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda, yang akan menangkis pilek dan flu. 

Vitamin biasanya dapat ditemui dalam buah. Tak hanya melawan virus influenza, buah juga menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker. Maka, cobalah lima buah berikut untuk memberikan dorongan sistem kekebalan tubuh.
  • Apel. Buah ini merupakan sumber antioksidan yang paling populer. Apel memiliki antioksidan yang setara dengan 1.500 mg vitamin C. Apel juga sarat dengan flavonoid pelindung untuk mencegah penyakit jantung dan kanker.
  • Pepaya. Dengan 250 persen RDA (Recommended Dietary Allowance) vitamin C, pepaya dapat membantu tubuh mengusir flu dari tubuh. Vitamin C dan E serta beta-karoten dalam pepaya mengurangi peradangan di seluruh tubuh dan memperkecil efek asma.
  • Cranberries. Cranberries memiliki lebih banyak antioksidan dibandingkan buah dan sayuran umum lainnya. Satu porsi cranberries setara dengan lima kali jumlah antioksidan brokoli. Cranberries juga menjadi probiotik alami yang meningkatkan tingkat bakteri baik dalam saluran pencernaan dan melindungi terhadap penyakit akibat bawaan makanan.
  • Anggur. Anggur juga kaya akan vitamin C. Buah ini juga mengandung zat kimia alami, yang dikenal Limonoid, yang mempu menurunkan kolesterol. Jenis anggur merah juga menjadi sumber likopen dalam melawan kanker.
  • Pisang. Pisang merupakan salah satu makanan penghasil B6. Buah ini juga mempu menurunkan depresi, keletihan, stres dan insomnia. Pisang juga tinggi magnesium yang membantu tulang tetap kuat dan kaya akan potasium yang membantu mencegah penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

Thursday, November 3, 2011

Waspadai Kandungan Gula Dalam Buah

0 comments

Jangan sembarangan memakan buah. Salah-salah buah favorit yang selalu kita makan memiliki kandungan gula yang sangat tinggi.

Tak dapat dipungkiri, mengonsumsi buah merupakan cara ngemil tersehat saat menjalani diet. Selain dimakan secara mentah, mereka juga dapat disantap sebagai topping yogurt atau salad. Asalkan aktif dan banyak bergerak, kita tak perlu pusing dengan asupan fruktosa (gula yang terkandung dalam buah) yang masuk ke dalam tubuh. Fruktosa merupakan gula sederhana yang bisa langsung dicerna dengan mudah oleh tubuh. Namun, jika kita termasuk orang yang bergaya hidup pasif, maka kita perlu waspada. Karena diam-diam, gula ini juga berbahaya jika terus menumpuk. Hal in bisa memicu naiknya kadar gula dalam darah. Jika penasaran dengan kandungan gula yang ada dalam buah kesukaan, tak ada salahnya melirik sedikit tabel di bawah ini:

  Kandungan Gula dalam Buah dari yang Terendah hingga Tertinggi
 Buah (per 85 gram) Total gula (gram) Total Kalori
    Stroberi 4 27
 Pepaya 5 33
Semangka 5.3 26
Blewah 6.727
 Persik 7.133
 Kiwi 7.652
 Jambu Biji 7.658
 Aprikot 7.9 41
 Jeruk 840
 Pir 8.3 49
 Plum 8.439
 Nanas8.4 43
 Blueberry 8.548
 Apel 8.8 44
 Pisang 10.476
 Ceri 10.954
 Delima11.6 71
 Mangga 12.655
 Anggur 13.2 59

Thursday, October 20, 2011

Hati-hati Bahaya Terapi Ikan

0 comments


Terapi ikan diyakini banyak orang dapat menyembuhkan penyakit. Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan lewat terapi ikan, menurut myownfishspa.com, adalah membantu regenerasi sel kulit, meningkatkan penyerapan kelembaban kulit, memperlancar peredaran darah, menghadirkan sensasi relaksasi, dan juga menghilangkan stres.

Namun dibalik manfaat tersebut, ada dampak buruk yang perlu jadi perhatian. Berdasarkan penelitian yang dilakukan The Health Protection Agency (HPA) di Inggris, seperti dilansir thesun.co.uk, disebutkan bahwa terapi ikan dapat menjadi media penyebaran virus HIV dan Hepatitis C. Lembaga itu menyakini bahwa air dalam bak yang berisi ratusan hingga ribuan ikan itu mengandung mikroorganisme (bakteri). Bakteri yang berasal dari air bak yang kotor akan dipindahkan melalui ikan-ikan dan kemudian menularkan kepada konsumen yang melakukan terapi tersebut.Hal ini perlu diwaspadai, mengingat air dalam bak tidak langsung diganti setelah digunakan oleh konsumen. Penyebaran virus HIV juga mungkin terjadi di terapi ikan ini. Pada saat ikan-ikan kecil tersebut akan menggigit kulit mati yang terdapat di bagian kaki, tanpa disadari, ikan tersebut menggigit terlalu kuat dan menyebabkan terjadinya luka dan keluarnya darah. Melalui perantara air yang sudah terkontaminasi darah dari penderita HIV, maka dengan mudah menulari pasien yang lain saat sedang melakukan terapi jika konsumen memiliki luka atau infeksi di kaki.

Organisasi independen yang berdiri pada 2003 ini mengingatkan tentang risiko pengobatan gigit ikan yang tidak boleh diabaikan. Infeksi dan bakteri dapat ditularkan oleh ikan garra rufa kecil atau melalui air yang telah digunakan klien sebelumnya. Jika tidak diganti maka dikhawatirkan virus seperti HIV dan hepatitis dapat ditularkan. Karenanya, agar terapi ini aman digunakan, seorang juru bicara dari organisasi kesehatan masyarakat tersebut, menyarankan para pemilik terapi memperhatikan standar yang ketat soal kebersihan sarana, dan mengganti air setelah digunakan pelanggan sebelumnya.

Dr Hilary Kirkbride, konsultan ahli epidemiologi di HPA, menyatakan infeksi dapat ditularkan dalam berbagai cara - dari ikan ke orang selama proses menggigit, dari kontak dengan air yang terkontaminasi, atau dari orang ke orang melalui berbagi tangki yang sama. Kirkbride juga menyarankan agar air dalam bak sebaiknya diganti setiap selesai digunakan satu orang. Di Inggris, terapi ini tengah populer. Di salon-salon, spa ikan, demikian diistilahkan, dibanjiri pelanggan. Spa ikan telah dilarang di beberapa negara bagian AS. 

Sekarang, jika Anda sudah keranjingan terapi ini, carilah tempat yang sesuai dengan kriteria tersebut. Apabila tidak, bukan kesembuhan yang didapat, malah penyakit baru yang akan mendera.

Sunday, July 17, 2011

Air Putih Bisa Membunuh Kita

0 comments

Sering kita mendengar istilah banyak-banyak minum air putih atau minumlah air minimal delapan gelas sehari. Memang kekurangan air putih akan membuat tubuh kita yang sebagian besar adalah cairan menjadi dehidrasi. Namun ternyata, terlalu banyak minum air putih justru bisa membunuh kita. Wah kok bisa ya...  Kenapa ya? Mari kita telusuri berdasarkan sumber yang  FaiKShare dapatkan dari berbagai sumber.

Pada kondisi seseorang yang sedang lelah, semisal sehabis olahraga, biasanya langsung menenggak air putih dalam jumlah yang banyak dan seringkali tanpa kontrol. Hal ini berbahaya, karena pada saat itu, tubuh sedang bekerja keras, dan kinerja ginjal berkurang. Pasokan air putih dalam ginjal tidak bisa keluar sebanyak yang ditambahkan, sehingga kemudian oleh ginjal ditambahkan ke dalam darah. Darah kemudian menjadi terlalu encer, dan kandungan sodium berkurang. Kondisi ini disebut dengan hyponatremia. Kelebihan air ini kemudian akan diserap oleh sel sel tubuh, demikian pula dengan sel otak. Otak membengkak karena tekanan darah naik. Otak yang membengkak ini tertahan oleh tengkorak kepala, sehingga bisa mengakibatkan kerusakan pada banyak tempat.

Minum air terlalu banyak juga bisa menyebabkan keracunan air, dimana air terlalu banyak di dalam tubuh, sehingga nutrisi lain di dalam tubuh menjadi terlarut dan tidak bisa melakukan tugasnya dengan baik, kondisi yang disebut hiponatremia. Kondisi ini yang membuat kadar garam dalam tubuh menurun dan dapat menyebabkan pembengkakan otak.. Semua kerusakan ini bisa menyebabkan stroke karena tekanan darah yang tinggi, koma, kebutaan dan bahkan kematian. Semua karena tekanan air yang sangat besar dalam tubuh. Jadi lebih baik hati hati, pastikan jumlah air yang anda minum tepat, tidak lebih dan tidak kurang.​

Selain itu mengonsumsi air putih sesaat sebelum makan hanya akan membuat proses penyerapan makanan oleh enzim menjadi lebih sulit. Hal ini disebabkan karena air yang diminum butuh waktu 30 menit lamanya untuk mengalir dari lambung menuju usus. Sebelum sempat mengalirkan air ke usus, kerja enzim bertambah berat dengan adanya makanan yang masuk. Itulah yang terjadi. Untuk itu, bila ingin meminum air untuk menghindari diri makan terlalu banyak, lakukanlah satu jam sebelum makan.

Lain lagi yang terjadi bila Anda mengonsumsi air sesaat sebelum tidur. Hal tersebut akan menimbulkan aliran balik.  Air yang bercampur dengan asam lambung dapat memasuki tenggorokan dan terhirup ke dalam paru-paru, yang dapat menyebabkan pneumonia. Tenggorokan dirancang agar tidak ada yang masuk ke dalamnya selain udara. Jika di dalamnya masih terdapat makanan atau minuman, isi lambung akan meluap naik menuju kerongkongan saat Anda merebahkan diri. Secara otomatis tubuh akan menyempitkan saluran pernafasan dan menghentikan pernafasan untuk mencegah isi lambung memasuki tenggorokan.

Coba Anda pikirkan, berapa banyak orang meninggal terkena serangan jantung pada dini hari? Penyebabnya tidak lain adalah asam yang mengalir balik akibat konsumsi makanan dan minuman pada malam hari. Saat saluran pernafasan tertutup, nafas menjadi tidak teratur. Kadar oksigen dalam darah kemudian berkurang dan tentu juga akan mengurangi persediaan oksigen menuju otot jantung. Seperti pada saat makan, minumlah air satu jam sebelum tidur. Biasakan tidur dengan perut kosong. Lebih baik lapar daripada kehilangan nyawa, bukan?

Belakangan ini, juga sejumlah ahli kesehatan di Inggris memeringatkan bahwa minum delapan gelas air sehari adalah pepatah keliru dan bahkan mungkin bisa membahayakan. Mereka bahkan berani menyatakan, klaim ilmiah di balik anjuran tersebut ini hanyalah "omong kosong". Di Inggris, National Health Services (NHS) bersama dengan dokter terkemuka dan ahli gizi  telah lama menyarankan masyarakat agar minum sekitar 1,2 liter air per hari untuk menjaga kesehatan. Namun, sebuah laporan terbaru yang ditulis dalam British Medical Journal menjelaskan bahwa ancaman akan dehidrasi adalah suatu 'mitos' dan mengatakan sejauh ini tak ada bukti di balik klaim bahwa minum banyak air dapat mencegah beberapa masalah kesehatan.

Seorang dokter di Glasgow, Margaret McCartney, dalam jurnal yang disebutkan kompas.com mengatakan bahwa anjuran dalam website NHS agar minum enam sampai delapan gelas sehari tidak hanya sebuah omong kosong, tapi juga memalukan. Dia menambahkan bahwa manfaat dari banyak minum air  sering dibesar-besarkan dan ditumpangi kepentingan, misalnya dari perusahaan air dalam kemasan. Dalam BMJ, Dr McCartney juga menekankan bahwa penelitian menunjukkan bahwa minum air ketika tidak merasa haus justru dapat mengganggu dan bukannya meningkatkan konsentrasi. Bukti-bukti lain juga menunjukkan bahwa zat kimia yang pembunuh kuman ditemukan dalam air kemasan bisa berakibat buruk bagi kesehatan.

Wednesday, June 29, 2011

Makanan Ini Dapat Menyebabkan Maag

0 comments


Gangguan pada lambung sering disebabkan oleh tingginya kadar asam di lambung. Selain karena terlambat makan ataupun stres, yang juga turut memengaruhi naiknya kadar asam lambung adalah jenis makanan yang masuk ke dalamnya. Masalahnya, jenis makanan yang berpotensi meningkatkan asam lambung justru banyak terdapat dalam menu harian kita. Inilah tujuh jenis makanan yang disarankan FaiKShare untuk dikurangi konsumsinya:
  • Cokelat. Kandungan kakao, kafein, dan stimulan lain, seperti theobromine, dapat menyebabkan kadar asam di lambung meningkat. Selain itu, cokelat juga banyak mengandung lemak, sementara lemak juga dapat berpengaruh pada asam lambung.
  • Minuman bersoda. Minuman yang mengandung soda atau berkarbonasi adalah salah satu penyebab utama gangguan pada lambung. Pasalnya, minuman jenis ini sifatnya sangat asam, ditambah lagi dengan efek karbonasi yang bisa membuat perut jadi kembung sehingga dapat membuat kondisi jadi makin tidak nyaman. 
  • Makanan yang digoreng. Suka makan gorengan? Sebaiknya Anda tahu bahwa makanan ini juga bisa berpengaruh pada asam lambung karena kandungan lemaknya yang tinggi. Selain itu, hobi makan gorengan juga kerap menimbulkan gangguan heartburn, yaitu rasa nyeri terdapat di ulu hati.
  • Minuman beralkohol. Konsumsi bir, minuman keras, dan wine dapat berpengaruh terhadap naiknya asam lambung. Ada beberapa jenis minuman alkohol yang sifatnya memang tidak terlalu asam, tetapi para ahli menyatakan bahwa alkohol dapat melemaskan saluran di bagian bawah esofagus (yang berhubungan dengan area perut), dan ini dapat menyebabkan naiknya asam lambung.
  • Produk olahan susu yang tinggi lemak. Makanan tinggi lemak dapat meningkatkan kadar asam lambung. Sementara, produk olahan susu sendiri sebenarnya sudah bersifat asam. Jadi, ada baiknya Anda mulai berhenti mengonsumsi mentega atau susu yang tinggi lemak apabila sering mengalami gangguan lambung. Atau setidaknya, beralihlah ke yang tanpa lemak.
  • Daging yang berlemak. Selain kandungan lemaknya yang tinggi, daging sapi, kambing, ataupun domba dapat bertahan lama di dalam perut serta meningkatkan kemungkinan naiknya asam lambung. Oleh karenanya, lebih baik Anda kurangi konsumsinya hingga hanya seminggu sekali. Beralihlah juga ke pilihan daging yang tanpa lemak.
  • Kafein. Kebiasaan minum kopi yang berlebihan setiap harinya dapat berkontribusi terhadap gangguan lambung. Untuk itu, ada baiknya Anda mengurangi konsumsi kopi, atau beralih ke teh.

Tuesday, June 28, 2011

Waspadai Gula Tambahan Pada Susu Anak

0 comments


Ukuran berat badan bayi sering dijadikan tolak ukur anak tumbuh lebih sehat. Padahal, faktor berat badan hanyalah satu dari faktor-faktor lainnya yang menentukan kesehatan anak secara keseluruhan. Orangtua sering menganggap anak gemuk dan gendut merupakan tanda sehat. Apalagi kesan terlihat lucu dan menggemaskan. Tak heran orangtua berusaha memanjakan anak dengan makan dan minuman sehingga anak bisa mencapai berat badan tertentu. Di balik kelucuannya, anak gendut dan gemuk menyimpan bahaya besar terkait kesehatan. Dalam hal ini anak dikatakan gemuk jika BB melebihi 95 persen dari berat badan ideal berdasarkan grafik pertumbuhan berat badan kartu menuju sehat (KMS). Dari aspek tumbuh-kembangnya, anak dengan berat badan berlebih akan mengalami perlambatan dalam tumbuh-kembangnya, terutama dalam keterampilannya. Risiko lain dari obesitas pada anak, ke depan anak akan riskan terkena penyakit metabolik seperti kencing manis (diabetes), kolesterol tinggi, dan gangguan jantung. 

Angka obesitas di negara maju maupun di Indonesia meningkat, salah satunya akibat asupan gula tambahan berlebih yang dikonsumsi anak. Menurut penelitian Medical Research Unit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) terhadap 100 anak usia 3-6 tahun di tiga Taman Kanak-kanak (TK) dan satu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Jakarta periode Maret-April 2011. Hasilnya menunjukkan  sebagian besar anak memiliki status gizi baik, tidak ada anak yang menderita gizi buruk, tetapi justru ditemukan 7,7% gizi lebih. Sebanyak 20% anak mengalami obesitas di TK dan 17,1% di PAUD. Kompilasi data akan status gizi menunjukkan bahwa angka prevalensi anak-anak usia dini yang mengalami kegemukan dan obesitas ini lebih tinggi dari hasil Riskedas 2007 sebesar 12, 2% (anak di bawah usia 5 tahun) dan Riskedas 2010 sebesar 14%  atau 19,6% untuk Jakarta. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)  telah merekomendasikan bahwa asupan gula tambahan tidak melebihi 10% dari total energi yang dikonsumsi untuk menghindari kelebihan energi dalam tubuh anak. Artinya, berdasarkan AKG Indonesia 2004, anak usia 1-3 tahun tidak disarankan mengkosumsi lebih dari 25 gr gula tambahan/hari (setara 5 sendok teh) dan usia 4-6 tahun tidak melebihi 38 gram gula tambahan/hari atau setara 8 sendok teh. Hasil penelitian tadi menunjukkan bahwa untuk asupan gula harian (sukrosa, glukosa, fruktosa dan laktosa) memberikan kontribusi lebih dari 10% terhadap total kalori.  Asupan gula terbanyak adalah sukrosa 49.45 (11.10 - 136.90) gram dan terbanyak berasal dari konsumsi susu. Jika dalam sehari, anak diberikan tiga gelas susu, artinya anak tersebut mengonsumsi gula tambahan hingga 12 sendok teh. Artinya persentase ini sudah melebihi batas ambang yang direkomendasikan WHO. Orang tua harus mewaspadai asupan gula tambahan pada anak agar tidak berlebihan, bahkan tetap mempelajari nilai gizi makanan dan minuman yang mereka anggap sehat sekalipun.

Hal yang harus diwaspadai oleh para orang tua adalah jika gula tambahan dikonsumsi secara berlebihan setiap harinya oleh anak, karena kelebihan energi pada tubuh dapat menyebabkan obesitas, karies gigi dan membangun kebiasaan pola makan yang kurang baik saat anak-anak beranjak dewasa. Sementara ahli tumbuh kembang anak, dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp.A(K) menjelaskan secara terinci mengenai obesitas dan dampak buruknya terhadap kesehatan. Saat dikonsumsi, makanan atau minuman manis akan diserap dengan cepat ke dalam pembuluh darah, sehingga meningkatkan kadar hormon insulin. Selanjutnya, hormon insulin ini akan bekerja menarik gula dan lemak dari darah untuk disimpan di jaringan sebagai persediaan di masa mendatang. Proses penyimpanan ini, jika tidak seimbang dengan pengeluaran energi akan menyebabkan kenaikan berat badan.

Obesitas dapat meningkatkan risiko bagi penyakit kronis seperti penyakit kardiovaskular (jantung dan stroke), diabetes melitus tipe 2, obstructive sleep anea (mengorok), gangguan ortopedik serta pseudomotor serebri, yaitu peningkatan ringan tekanan intrakranial pada obesitas, sindroma metabolik yang berkaitan dengan obesitas yang ditandai dengan resistensi insulin, dislipidemia dan hipertensi, gangguan musculoskeletal khususnya osteoarthritis, dan Policystic Ovarian Syndrome (PCOS).

Ahli gizi dari LIPI, Marudut BS, MPS, mengingatkan kepada orangtua untuk menghitung asupan gula tambahan pada anak untuk mencegah obesitas karena kelebihan konsumsi gula, Baca label kandungan gula dalam kemasan secara cerdas, termasuk di dalam produk susu anak. Cermati jumlah total karbohidrat dan total gula tambahan. Dalam 2010 Dietary Guidelines untuk orang-orang Amerika, U.S Department of Agriculture merekomendasi bahwa hanya 5-15 persen gula tambahan plus lemak padat dari total kalori harian yang boleh dikonsumsi. Sepertinya itu juga bisa berlaku bagi mereka yang tinggal di mana pun, tak hanya untuk orang Amerika.

Wednesday, June 22, 2011

Desain Bungkus Rokok Masa Depan

0 comments


Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) memperkenalkan sembilan desain baru peringatan bergambar pada kemasan rokok kepada publik yang akan (dan harus) dipakai sebagai bungkus rokok di masa depan. Ini merupakan salah satu langkah nyata dari lembaga pengawas tersebut untuk mengatur penggunaan produk tembakau di Negeri Paman Sam.

Sekretaris Pelayanan Kesehatan FDA Kathleen Sebelius menegaskan, peluncuran desain baru kemasan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga akan bahaya dan risiko akibat merokok. Melalui peringatan ini, setiap orang yang mengambil sebungkus  rokok  akan menyadari sebesar apa risiko yang akan mereka dapatkan.

Data di Amerika menyebutkan, perilaku merokok dan penggunaan produk tembakau lainnya merupakan penyebab utama dari kematian yang dapat dicegah. Jumlah korban meninggal akibat menghisap tembakau mencapai 440.000 jiwa setiap tahunnya.

Desain baru kemasan tersebut terdiri dari gambar berwarna terang dan sebuah kalimat peringatan dampak dari merokok.  Kalimat tersebut di antaranya "Cigarettes are addictive"; "Tobacco smoke can harm your children"; "Cigarettes cause fatal lung disease"; "Cigarettes cause cancer"; "Cigarettes cause strokes and heart disease"; "Smoking during pregnancy can harm your baby"; "Smoking can kill you"; "Tobacco smoke causes fatal lung disease in nonsmokers"; and "Quitting smoking now greatly reduces serious risks to your health."

Menurut FDA, desain baru peringatan ini rencanaya paling lambat akan diterapkan mulai September 2012 ini.   Indonesia pun kabarnya akan mengikuti langkah ini. Jadi siap-siap saja, apabila anda perokok, anda harus siap-siap memuntahkan rokok-rokok anda.

Peringatan!! Dilarang merokok sambil baca blog ini!! 

Thursday, June 9, 2011

Minuman Penurun Kadar Kolesterol Darah

0 comments


Kolesterol jahat memang sebaiknya jangan ditumpuk karena berbahaya untuk kesehatan. Namun, urusan menurunkan kolesterol ternyata tidak mudah. Selain mengurangi asupan makanan yang mengandung lemak dan berolahraga, beberapa jenis minuman juga efektif untuk menurunkan kolesterol.
  • Jus lemon atau segelas air hangat yang diberi perasan jeruk lemon. Minuman ini baik untuk memelihara kesehatan hati dan menurunkan kolesterol. Menurut American Dietetic Association, limonoids dalam lemon yang menyebabkan rasa pahit pada jeruk berguna untuk menurunkan kolesterol. Di dalam lever, kolesterol dibuat dari bahan yang disebut apolipoprotein B dan trigliserida. Salah satu jenis limonoids, yaitu limonin, bekerja memperlambat produksi apolipoprotein dan trigliserida tadi. Lemon juga kaya vitamin C, antioksidan yang kuat. Dalam Nigerian Journal of Physiological Sciences dilaporkan bahwa vitamin C dari lemon ini setelah dikonsumsi selama 30 hari dapat menurunkan kolesterol secara signifikan.
  • Jus anggur atau anggur merah (wine) sangat kaya antioksidan, yang akan membantu meningkatkan HDL. Riset yang dilakukan pada tahun 2004 oleh dr Jane Freedman dari Boston University Medical School menunjukkan, minum jus anggur dalam 14 hari berturut-turut akan menaikkan kadar HDL dan menurunkan kolesterol total.
  • Susu kedelai yang mengandung protein juga dapat membantu menurunkan kolesterol total.
  • Jus yang menggunakan bawang putih juga baik untuk meluruhkan kolesterol. Studi di Munich University, Jerman, menemukan bahwa menambahkan bawang putih ke dalam diet akan menurunkan kolesterol jahat sekitar 10 persen dalam empat bulan. Mengonsumsi bawang putih segar sering jadi masalah bagi banyak orang karena rasa yang tidak enak dan aromanya menyengat. Supaya lebih mudah masuk ke tubuh kita, bawang putih bisa dikreasikan dengan buah-buahan yang enak, menjadi jus kaya manfaat.

Monday, June 6, 2011

Bahaya Overdosis Vitamin

0 comments


Selain berisiko kekurangan gizi akibat menyantap makanan yang itu-itu saja, orang modern juga bisa kelebihan gizi, terutama dari suplementasi. Gizi yang berlebihan tentu saja sama tidak sehatnya dengan kurang gizi. Sebuah studi terbaru yang disajikan dalam Journal of the American Dietetic Association, menegaskan bahwa kelebihan gizi akan berdampak buruk bagi kesehatan.

Studi dengan survei terhadap lebih dari 1.500 orang dewasa di Kanada itu dilakukan dengan mengamati konsumsi suplemen dan asupan makanan alami para peserta. Seberapa sering mereka mengasup suplemen, makanan sehari-hari apa saja yang sering dikonsumsi, serta merek dan dosis suplemen yang mereka asup.

Para pengonsumsi suplemen tersebut mengasup zat besi dan asam folat yang tinggi daripada mereka yang tidak biasa mengonsumsi suplemen. Di sisi lain, lebih dari 47 persen dari mereka mengonsumsi, terutama niasin, vitamin A, dan B6, dengan dosis jauh lebih tinggi dari yang direkomendasikan US Institute of Medicine. Meski belum pernah ada survei khusus, mungkin saja banyak dari kita yang mengalami kelebihan berbagai zat gizi tersebut akibat mengonsumsi suplemen tanpa pengawasan dokter.
  • Vitamin A. Vitamin A (retinol) penting bagi perubahan cahaya, menjaga kesehatan kulit, tulang, dan gigi, membantu memelihara membran mukosa pada sistem pernapasan dan organ pencernaan, serta menangkal serangan infeksi sehingga kerap disebut vitamin antiinfeksi. Vitamin A juga bersifat antioksidan yang mampu menetralkan radikal bebas sehingga mencegah jaringan dan sel dari kerusakan. Vitamin A banyak kita dapatkan dari makanan hewani, sedangkan dari produk nabati kita bisa memperoleh betakaroten yang nantinya akan diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh. Kebutuhan terhadap vitamin A yang direkomendasikan ialah 800 mikrogram per hari (mkg/hari) untuk wanita dan 1.000 mkg/hari untuk pria. Kelebihan vitamin A dapat menyebabkan mual, pandangan kabur, kelainan pertumbuhan, rambut rontok, lever dan limfa bengkak, cacat bawaan pada bayi, serta rapuh tulang hingga mudah patah.
  • Vitamin B3. Niasin (vitamin B3) diperlukan untuk mengubah protesin, lemak, dan karbohidrat menjadi energi, membantu fungsi sistem pencernaan, serta mendukung kesehatan kulit dan saraf. Dosis terbesar niasin yang sering kali lebih dari 1.000 miligram per hari (mg/hari) dapat menurunkan kolesterol jahat LDL dan trigliserida, sekaligus menaikkan kolesterol baik HDL. Namun, konsumsi niasin dosis tinggi sebaiknya dengan pengawasan dokter. Perempuan normalnya mendapatkan 15 mg niasin per hari, sementara pria 15-19 mg/hari. Triptofan adalah asam amino yang berperan seperti niasin, dan 60 mg triptofan setara dengan 1 mg niasin. Mengonsumsi kelebihan niasin dapat mengarah pada masalah jantung, timbul ruam, gatal-gatal, baal, kulit terasa panas tetapi bukan demam, sakit perut, kerusakan hati, gangguan otot, kembung, kulit kering, sakit kepala, sesak napas, dan lain-lain.
  • Vitamin B6. Vitamin B6 (piridoksin) berguna untuk membantu fungsi otak, mengubah protein menjadi energi. Sinergi antara vitamin B6, B12, dan asam folat dapat mengurangi kadar homosistein (asam amino) di dalam darah. Tingginya homosistein dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Kebutuhan vitamin B6 bagi perempuan sekitar 1,6 mg/hari, sedangkan bagi pria 2 mg/hari. Konsumsi vitamin B6 dosis tinggi, misalnya lebih dari 250 mg/hari, dapat menyebabkan kerusakan saraf, seperti kaki mati rasa, sehingga sulit berjalan. Pada ibu hamil, kelebihan ini dapat mengganggu pertumbuhan janin.
Yang alami lebih aman, Selama masih bisa diperoleh dari sumber alami atau makanan sehari-hari, untuk apa mendapatkan vitamin atau gizi lain melalui suplementasi. Mengonsumsi suplemen sebetulnya tidak boleh sembarangan, tetapi terlebih dulu harus dikonsultasikan dengan dokter atau ahli gizi karena dapat mengganggu kesehatan jika berlebihan.

Kelebihan vitamin A dari sumber hewani atau suplemen misalnya, dapat bersifat racun dan berbahaya terutama selama kehamilan. Kelebihan betakaroten (vitamin A) sebetulnya tidak akan meracuni, tetapi hanya membuat kulit misalnya berwarna kekuningan (jingga). Keadaan ini bisa segera diredakan dengan mengurangi konsumsi R betakaroten.
  • Makanan yang kaya vitamin A: hati, kuning telur, wortel, ubi jalar, mangga, melon, cabai, paprika, bayam, dan selada. 
  • Makanan yang mengandung niasin (vitamin B3): daging merah, ikan, hati, udang, susu dan produk olahannya, telur, bayam, brokoli, asparagus, seledri, jamur, wortel, ubi jalar, kacang merah, polong, kacang tanah, dan kedelai.
  • Makanan yang mengandung vitamin B6 (piridoksin): daging ayam, sapi, ikan tuna, kakap, bayam, kentang beserta kulitnya, ubi jalar, bawang putih, buncis, brokoli, kembang kol, asparagus, kacang tanah, kacang mede, kedelai, kacang merah, pisang, alpukat, semangka, melon, dan nanas.

Bahaya Overdosis Vitamin C, baca disini

Saturday, May 21, 2011

Macam-macam Susu Kesehatan

0 comments

Mengonsumsi susu sangat baik untuk kesehatan tubuh. Tak hanya susu sapi, banyak ragam susu yang bisa dikonsumsi. Dan tentunya, sebelum mengonsumsi berbagai macam aneka susu, ada baiknya Anda tahu manfaat dan kandungan susu yang akan dikonsumsi.

Mulai dari susu sapi hingga susu kedelai, masing-masing memiliki manfaat kesehatan yang berbeda. Seperti dikutip dari laman Shine, berikut aneka jenis susu dan manfaatnya yang perlu Anda tahu:

Susu Tradisional
Merupakan susu sapi hasil perahan. Setelah diperah, susu dipasteurisasi (dipanaskan, lalu cepat-cepat didinginkan) untuk membunuh bakteri seperti E. coli, salmonella, dan listeria. Susu ini merupakan sumber protein, kalsium, vitamin D, dan K. Susu mengandung seluruh nutrisi yang dibutuhkan tubuh, tapi tidak mengandung lemak jenuh, melainkan memiliki lebih banyak kalsium. Jika susu skim terlalu encer untuk Anda, cobalah konsumsi susu skim yang memiliki tekstur lebih kaya. Mengonsumsi lebih banyak susu skim dapat membantu Anda menghindari kenaikan berat badan. Penelitian terakhir telah menemukan bahwa kurangnya kalsium dapat memicu pelepasan hormon tertentu, yang memicu tubuh menyimpan lemak lebih banyak.

Susu Organik
Sapi yang menghasilkan susu organik biasanya diberi pakan organik atau bebas berkeliaran dan merumput di rumput bebas pestisida. Mereka tidak diobati dengan hormon pertumbuhan sintetis untuk meningkatkan produksi susu atau disuntik dengan antibiotik untuk mencegah penyakit. Meskipun para ahli berpendapat bahwa tidak ada perbedaan gizi antara susu organik dan tradisional, dua studi dari Newcastle University, di Inggris, menemukan bahwa susu organik mengandung konsentrasi yang lebih tinggi dari beberapa asam omega-3 lemak dan antioksidan. Makanya, jangan heran jika harga susu organik dua kali lipat lebih mahal dari susu biasa. Mengandung manfaat kesehatan yang tinggi. Asam lemak dalam susu organik bisa mencegah peradangan karena sapi lebih banyak mengosumsi rumput segar.

Susu Kedelai
Susu kedelai merupakan ekstraksi dari kacang kedelai dewasa. Biasanya dicampur dengan air dan beberapa jenis pemanis alami. Susu kedelai secara alami rendah lemak jenuh dan bebas kolesterol. Sedikit lebih kental dari susu sapi, aman bagi orang-orang yang memiliki alergi susu atau yang tidak toleran terhadap laktosa. Karena susu kedelai adalah susu berbasis tanaman, maka tidak memiliki protein sebanyak susu sapi. Susu kedelai juga terkadang tak berasa karena mengandung sedikit protein.

Susu Beras
Susu beras dibuat dari campuran beras giling sebagian dan dicampur dengan air. Tersedia dalam berbagai rasa, termasuk coklat, vanili, dan carob. Susu ini biasanya dikonsumsi oleh mereka yang alergi terhadap susu kedelai, kacang, atau susu sapi. Susu ini tidak mengandung lemak jenuh atau kolesterol, tetapi hampir tidak ada protein di dalamnya. Susu beras juga sering dikemas dalam wadah aseptik dan tidak harus didinginkan sampai terbuka.

Friday, May 20, 2011

Antioksidan Dalam Kopi

0 comments

Bagi yang memiliki kebiasaan minum kopi siap hari, Anda akan mendapat asupan antioksidan tambahan. Penelitian yang dipublikasikan ACS' The Journal of Physical Chemistry B menunjukkan, kopi kaya zat antioksidan. Seperti dilansir dari sciencedaily.com, peneliti melakukan analisis mendalam untuk mengetahui bagaimana kafein pada teh, kopi, dan makanan lain melindungi tubuh dari risiko penyakit Alzheimer dan jantung pada level dasar.

Kedua peneliti, Annia Galano dan Jorge Rafael León-Carmona, mendeskripsikan bukti yang menunjukkan bahwa kopi merupakan salah satu sumber antioksidan yang bisa dikonsumsi setiap hari. Beberapa poin penelitian menunjukkan, kafein juga terkandung pada teh dan cokelat. Tetapi, peneliti tidak menjelaskan detail tentang cara kerja kafein membersihkan radikal bebas dalam tubuh. Peneliti hanya berusaha melakukan perhitungan teoritis rinci tentang interaksi antara radikal bebas dan kafein.

Kesimpulan teoritis hanya menunjukkan, konsistensi hasil penelitian, baik yang dilakukan pada hewan maupun percobaan lainnya, bahwa kafein merupakan sumber antioksidan dalam kopi.

Wednesday, May 11, 2011

Posisi Tidur Yang Paling Baik (Sehat)

0 comments

Tidur memang sangat penting artinya bagi kesehatan. Di antara kita sadar betul bahwa kesehatan dipengaruhi oleh dua faktor yang berkaitan dengan tidur yakni kualitas dan kuantitas. Tetapi mungkin tak banyak yang sadar bahwa posisi tidur juga turut menentukan kesehatan. Menurut para ahli, sekitar 95 persen manusia selalu tidur dalam posisi yang sama setiap malam. Tak heran, bila dengan posisi tidur yang tak pernah berubah, seseorang dapat memiliki kecenderungan mengalami penyakit tertentu. Berikut ini adalah plus minus beberapa posisi tidur bagi kesehatan menurut kajian para ahli:

Posisi tidur dari kiri ke kanan : Recovery, Corps, Foetal, Spooning, Sunbather.
1. Posisi Recovery
Posisi ini disebut dengan posisi pemulihan karena lumrah digunakan dalam kondisi emergensi atau darurat medis. Menurut Professor Jim Horne dari Sleep Research Centre di Loughborough University, Inggris, posisi ini dapat membantu meringankan gangguan pencernaan terutama refluks zat asam (acid reflux) dan melegakan saluran pernafasan.

Kunci utama posisi ini adalah memiringkan tubuh ke sebelah kiri. Sebuah penelitian terhadap penderita heartburn (rasa panas di lambung atau dada) di Graduate Hospital, Philadelphia AS ditemukan bahwa tidur dengan posisi miring kanan membuat asam lambung menjadi lebih lambat mengalir ke esofagus, sehinga mereka yang tidurnya miring ke kanan lebih sering mangalami ketidaknyamanan. Namun begitu, posisi ini dapat menimbulkan risiko lain, yakni memicu timbulnya keriput atau kerutan di kulit wajah karena salah satu bagian wajah mengalami tekanan.

2. Posisi The Corpse
Tidur pada posisi tengadah atau menempatkan bagian belakang tubuh sebagai tumpuan adalah pilihan yang baik bagi penderita arthtritis dan sakit punggung, kata Sammy Margo, psikoterapis dan penulis buku Good Sleep Guide. Hal ini karena beban atau bobot tubuh terbagi secara rata ke seluruh bagian tanpa memberi tekanan kepada salah satu daerah tubuh tertentu.

Tetapi, posisi ini juga dikenal efek buruknya karena pemicu utama mendengkur atau mengorok. Dr John Shneerson, direktur Sleep Centre di Papworth Hospital Cambridge menjelaskan, posisi ini akan membuat otot-otot rahang dan lidah menjadi rileks. Alhasil, rahang dan tenggorokan menjadi melemah dan terkulai karena pengaruh gravitasi. Kondisi ini membuat tenggorokan menyempit, menimbulkan turbulensi udara yang memicu vibrasi dan dengkuran.

Gangguan tidur serius seperti sleep apnea bisa muncul dari dengkuran ini. Tenggorokan bisa benar-benar tertutup sehingga bisa menghentikan aliran nafas selama sekitar 10 detik atau bahkan lebih. Riset menunjukkan bahwa mereka yang tidur pada posisi ini cenderung mengalami penurunan kadar oksigen dalam peredaran darah mereka, yang tentunya menjadi kekhawatiran bagi pasien yang mengidap sakit jantung dan paru-paru.

Mereka yang tidur pada posisi ini juga bernafas lebih cepat ketimbang yang tidur dengan posisi lainnya, sehingga jaringan tubuh mereka menjadi kekurangan oksigen (deoxygenated). Hal ini dapat memicu gangguan lainnya seperti asma dan penyakit jantung. Jika posisi ini adalah favorit Anda, pastikan kepala Anda ditopang oleh bantal yang nyaman, kata Dominic Cheetham, seorang chiropractor dari London. Minimnya penopang pada leher dan ruas tulang belakang bagian atas menyebabkan ketegangan pada otot leher dan bahu sehingga bisa memicu rasa sakit.

3. Posisi Foetal
Posisi tidur ini menyamping dengan lutut kaki yang naik atau ditekuk mendekati dada. Posisi ini dapat membantu mengatasi cedera dan sakit pada punggung. Selama seharian, tulang belakang dipengaruhi tekanan gravitasi yang membuat banyak tekanan pada diskus - bantalan tulang belakang. Selama tidur, tidak ada tekanan pada punggung. Air dalam tubuh tertarik pada diskus dan membantu pemulihan cedera.

Menurut Sammy, tidur pada posisi foetal adalah ideal karena ketika tubuh melengkung ke arah dalam akan membuka tulang belakang, menurunkan tekanan pada diskus dan meningkatkan pemulihan. Namun Sammy mengingatkan, penting untuk memastikan posisi leher sejajar dengan seluruh tubuh. Dengan kata lain, pastikan bantal tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah, karena ini akan menimbulkan ketegangan pada otot dan saraf leher, yang berakibat rasa sakit kepala dan leher di pagi hari.

4. Posisi Spooning
Posisi tidur dengan memeluk pasangan ini dapat meningkatkan kekuatan hubungan, menurut riset yang dipublikasikan oleh ahli saraf dan psikolg Dr James Coan dari AS. Sentuhan fisik saat tidur dapat mengurangi stres baik pada wanita maupun pria. Namun begitu, posisi ini juga bisa membuat tubuh pegal-pegal dan memperburuk rasa sakit otot dan sendi. Penting untuk diingat bahwa tubuh Anda terus berubah selama bertahun-tahun. Posisi yang dulu dirasakan nyaman mungkin tidak akan berlaku lagi.

Posisi tidur menyamping di mana pasangan menempel pada tubuh Anda - baik di depan atau belakang - bisa menyebabkan sakit punggung dan bahu. Sedangkan tidur dengan menindih tangan atau dada pasangan bisa membuat leher tidak sejajar dengan tulang belakang sehingga memicu sakit leher.

5. Posisi Sunbather
Tidur dengan posisi telungkup membantu Anda mencegah dengkuran karena otot tenggorokan tidak akan terkulai akibat pengaruh gravitasi. Namun bila Anda adalah orang yang sering menggertakan gigi saat tidur, posisi ini tidak direkomendasi. Menurut Dr Mani Bhardwaj, dokter gigi dari The Smile Studios di London, saat seseorang tidur dengan posisi telungkup posisi rahang bawah akan lebih maju ke depan dibandingkan posisi normal. Ini berarti bagi mereka yang suka menggertak-gertakan gigi akan timbul tekanan lebih besar pada bagian gigi bawah yang bisa berujung pada kerusakan signifikan.

Selain itu, posisi ini juga berpotensi menimbulkan gangguan saraf pada tubuh bagian atas. Ketika Anda telungkup, terlalu banyak atau terlalu sedikit bantal memengaruhi posisi leher dan dan membuanya tidak sejajar dengan tulang belakang. Ini akan meningkatkan kemungkinan kompresi saraf, khususnya pada orang dengan usia lanjut.

Anda juga harus memutar leher ke kiri atau ke kanan, yang menyebabkan ketegangan pada salah satu sisi. Kompresi saraf terjadi ketika ruas tulang-tulang belakang menekan saraf pada bagian leher. Risiko dari kondisi ini akan meningkat ketika tulang belakang mengalami arthritis seiring bertambahnya usia.
Dr Eccleston merekommendasikan penggunaan kasur berbahan busa latex atau kasur pegas karena jenis ini dapat menyesuaikan dengan bentuk tubuh Anda dan menyediakan perlidungan dan penopang cukup ideal bagi tulang belakang.

Sunday, May 8, 2011

Gula Jagung Lebih Berbahaya Daripada Gula Pasir

0 comments

Gula Jagung Lebih Berbahaya Daripada Gula Pasir
Sejumlah produsen makanan disinyalir menggunakan High Fructose Corn Syrup (HFCS) atau biasa disebut dengan gula jagung yang lebih berbahaya dari gula pasir atau gula tebu. Berbeda dengan gula pasir yang merupakan sukrosa, gula tebu adalah fruktosa yang strukturnya lebih sederhana. Makin sederhana struktur gulanya, makin mudah diserap oleh tubuh sehingga lebih cepat menaikkan kadar gula dalam darah.

Bagi pengidap diabetes yang sulit mengolah gula, kondisi ini sangat berbahaya karena bisa memicu berbagai komplikasi termasuk gangguan jantung. Meski lebih aman dibandingkan gula jagung, gula pasir atau gula tebu tetap tidak lebih aman. Ahli endokrinologi dari University of California, Dr Robert Lustig mengatakan dalam bentuk apapun gula tetap berbahaya jika dikonsumsi berlebihan.
"Gula dalam bentuk fruktosa maupun sukrosa sama-sama tidak baik dan berbahaya untuk kesehatan. Keduanya adalah racun bagi tubuh" 
Meskipun demikian, konsumsi gula warga Amerika Serikat justru makin meningkat dalam 30 tahun terakhir. Akibatnya, bukan hanya jumlah orang yang obesitas saja yang meningkat tetapi juga pengidap diabetes, terutama tipe 2, yang dipicu oleh pola makan yang tidak sehat.

Hal ini ditambah dengan sebagian besar orang tidak menyadari jenis gula yang dikonsumsinya. Berbagai jenis makanan olahan di negara tersebut masih menggunakan gula jagung, sementara konsumen jarang memperhatikan label yang tercantum dalam kemasan saat membelinya. Konsumsi gula dalam bentuk apapun tidak boleh melebihi 8 sendok teh dalam sehari. Berbagai jenis penyakit kronis banyak ditemukan di Amerika Serikat karena orang-orang di negara itu rata-rata mengonsumsi gula 4 kali lebih banyak dari yang dianjurkan.

Friday, May 6, 2011

Panduan Diet Untuk Cegah Penyakit Jantung

0 comments

Membaca label produk makanan itu penting artinya untuk mengetahui asupan lemak jenuh, tak jenuh ganda, serta tak jenuh tunggal. Anda pun akan tahu jumlah serat larut dan vitamin yang dapat mencegah penyakit jantung.


Berikut ini adalah beberapa tip penting dari Janet Tietyen dan Darlene Forester, ahli makanan dan nutrisi dari University of Kentucky College of Agriculture. Dengan mengikuti panduan ini, setidaknya Anda dapat menekan risiko mengidap sakit jantung.
  1. Lemak mengandung dua kali lebih banyak kalori protein dan karbohidrat. Sumber padat kalori ini berkontribusi terhadap kelebihan berat badan, yang merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung dan gangguan kesehatan lainnya.
  2. Batasi asupan lemak total 30 persen dari kalori harian Anda. Untuk diet 2.000 kalori, berarti tidak lebih dari 67 gram lemak per hari. Lemak banyak berasal dari daging, makanan kering, beberapa produk turunan susu, serta bahan tambahan pada mayonnaise dan salad dressings.
  3. Lemak jenuh sebaiknya dibatasi tidak lebih dari 10 persen dari kebutuhan kalori Anda. Orang dengan diet harian 2.000 kalori sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 22 gram lemak jenuh. Kurang dari itu lebih baik bagi kesehatan jantung. Lemak jenuh akan padat dalam suhu ruangan. Biasanya berasal dari makanan hewani dan minyak kelapa.
  4. Tambahkan lemak tak jenuh tunggal dan ganda sebagai bagian dari asupan lemak total. Kacang, kedelai, dan minyak zaitun merupakan sumber terbaik untuk lemak tak jenuh tunggal, sedangkan minyak jagung dan bunga matahari untuk lemak tak jenuh ganda. Sebagai tambahan, beberapa jenis ikan mengandung asam lemak omega-3, sejenis lemak tak jenuh ganda. Ikan yang kaya kandungan tersebut misalnya beberapa jenis ikan salmon, trout laut, makerel, dan halibut. Tambahkan ikan pada diet Anda setidaknya hingga tiga kali dalam seminggu.
  5. Untuk meningkatkan serat larut dalam diet Anda, konsumsi kacang-kacangan setidaknya dua kali seminggu.
  6. Masukkan oat dan bekatul sebagai bagian besar dari diet Anda. Bisa disajikan sebagai sereal atau ditambahkan pada muffin atau pancakes, bahkan kue.
  7. Konsumsi sayuran dan buah, setidaknya lima porsi per hari, untuk memenuhi kebutuhan serat larut dan zat gizi lainnya agar jantung tetap sehat.
  8. Asam folat, vitamin B, dapat membantu mencegah penyakit jantung dengan melindungi pembuluh darah dari kerusakan yang disebabkan oleh homosistein, produk yang dibentuk dari metabolisme protein dalam tubuh. Asam folat merupakan turunan dari foliage, ditemukan pada daun sayuran berwarna hijau, kacang-kacangan, dan buah yang mengandung citrus seperti jeruk. Asam folat kebanyakan didapat dari biji-bijian, seperti roti, tepung, pasta, dan sereal.
  9. Penelitian mengindikasikan vitamin C, E, dan betakaroten menghasilkan antioksidan yang membantu mencegah proses oksidasi yang berkontribusi terhadap penyakit jantung. Sayuran dan buah-buahan merupakan makanan utama kaya vitamin C dan betakaroten. Minyak sayur tak jenuh dan susu biasanya kaya vitamin E.

Thursday, April 28, 2011

Nutrisi Antioksidan dan Fungsinya

0 comments

Radikai bebas (Free Radicals) adalah molekul yang mempunyai atom dengan elektron yang tidak berpasangan. Radikal bebas tidak stabil dan mempunyai reaktivitas yang tinggi. Jika bebas tidak dinaktivasi, reaktivitasnya dapat merusak seluruh tipe makromolekul seluler, termasuk karbohidrat, protein, lipid dan asam nukleat. Dampak perusakan pada protein oleh Free Radicals menyebabkan katarak, dampak pada lipid menyebabkan aterosklerosis dan dampak pada DNA menyebabkan kanker.  Akan tetapi, radikal bebas tidak selalu merugikan. Misalnya, radikal bebas berperan dalam pencegahan penyakit yang disebabkan karena mikrobia melalui sel-sel darah khusus yang disebut fagosit.  Free Radicals dapat berasal dari dalam tubuh sendiri maupun dari luar tubuh.

Sumber internal:
  • Mitokondria,
  • Fagosit,
  • Xantin oksidase,
  • Reaksi yang melibatkan besi dan logam transisi lainnya,
  • Arakhidonat pathway,
  • Peroksisome,
  • Olah raga,
  • Peradangan,
  • Iskemia/reperfusi.
Sumber eksternal :
  • Rokok,
  • Polutan lingkungan,
  • Radiasi,
  • Obat-obatan tertentu, pestisida dan anestesi dan larutan industri,
  • Ozon.
Antioxidants dengan berat molekul kecil lainnya ditemukan dalam makanan, yang diketahui adalah vitamin E, vitamin C dan karotenoid. Beberapa makanan juga mengandung substansi Antioxidants lain. Sebagian besar antioksidan yang dijumpai dalam makanan tersebut adalah fenolat atau senyawa polifenolat. Meskipun substansi tersebut belum diketahui fungsi nutrisinya, akan tetapi mungkin penting bagi kesehatan manusia karena potensi antioksidannya.

Beberapa makanan yang mengandung antioksidan non-nutrien:
  • Kedelai : Isoflavon, asam fenolat
  • Teh hijau, teh hitam : Polifenol, catechin
  • Kopi : Ester fenolat
  • Anggur merah: Asam fenolat
  • Rosemary, sage, bumbu-bumbu lainnya: Asam karnosat, asam rosmarat
  • Jeruk dan buah-buahan lainnya: Bioflavonoid, chalcone
  • Bawang merah: Quercetin, kaempferol
  • Zaitun: Polifenol
Beberapa nutrition substance yang bersifat Antioxidants dan peranannya dalam tubuh manusia antara lain sebagai berikut:
  • Besi. Katalase, memperbaiki fungsi mitokondria, hemoglobin.
  • Mangan. Mn-SOD dalam mitokondria. SOD atau superoksida dismutase, merupakan golongan enzim antioksidan yang penting dalarn pendekomposisian katalitik radikal superoksida menjadi hidrogen peroksida dan oksigen.
  • Tembaga. Cu, Zn-SOD caeruloplasmin.
  • Seng. Cu, Zn-SOD : lebih menghasilkan sifat antioksidan, Menstabilkan stuktur membran.
  • Protein. Asam amino yang mengandung sulfur diperlukan untuk membuat GSH, SOD, katalase, glutathion reduktase dan peroksidase, transpor logam, dan pemyimpanan protein. Albumin sebagai pembawa antioksidan tembaga sacrifical dalam plasma. 
  • Lycopene. Pigmen merah orange pada tomat. Pembersih kuat singlet O2. Diperkirakan menjadi antioksidan in vivo, tetapi belum ditetapkan. 
  • Riboflavin (vit. B. yang larut dalam air). Glutathion reduktase, memperbaiki fungsi mitokondria, dibutuhkan untuk membuat FMN & FAD.
  • Selenium. Glutathion peroksidase, fungsi tiroid; dapat membantu mendetoksifikasi karsinogen. Selenium. Banyak terdapat dalam hati dan seafood. Mineral mikro ini diperlukan tubuh dalam jumlah terbatas, sehingga kita tak perlu menyantapnya berlebihan. Dosis aman suplemen 100-200 mkg. Rambut dan kuku rontok merupakan efek keracunan suplemen selenium, akibat konsumsi berlebihan dan terus menerus dalam waktu lama.
  • BetaKaroten 
  • Prekursor vitamin A. Dapat mempunyai beberapa sifat antioksidan-pembersih kuat singlet O2, dapat bereaksi dengan radikal peroksil. Beberapa melaporkan bahwa ß-karoten menghambat proses peroksidasi lipid dalam membran, tetapi hanya pada konsentrasi O2 yang rendah.
  • Retinol (vitamin A; vitamin yang larut lemak). Beberapa sifat antioksidan dibuktikan secara in vitro, tetapi tidak ada bukti yang baik bahwa, retinol bekerja sebagai antioksidan secara in vivo. 
  • Vitamin B kompleks, terutama asam folat dan vitamin B12. Menjaga stabilitas emosi dan memperkuat daya ingat. Mengendalikan tekanan darah tinggi, terutama yang mengalir menuju otak, sehingga dapat mencegah stroke. Sumber terbaik adalah beras merah, tempe, daging tanpa gajih, kacang hijau, kacang merah, kedelai.
  • Vitamin B3 atau Nikotinamid atau Niacin. Dibutuhkan untuk membuat NAD+, NADH, NADP+, NADPH - diperlukan untuk glutathion reduktase. Penting dalam metabolisms sel dan produksi energi.
  • Vitamin C. Enzim hidroksilase; antioksidan yang larut air, mendaur ulang vitamin E, mengurangi karsinogen nitrosamin.
  • Vitamin E. Melindungi terhadap proses peroksidasi lipid; dapat pula membantu menstabilkan struktur membran. Meredam laju penuaan sel, Anti-aging sekaligus mempermudanya kembali. Sumber vitamin E: kacang hijau, kacang merah, kenari, wijen, almond, walnut, alpukat, minyak zaitun, minyak sawit. Suplemen vitamins E sebaiknya dikonsumsi untuk jangka pendek.
Antioxidant Comparison Chart Toxins,Free Radicals,Antioxidants
Antioxidant Comparison Chart

Sunday, April 10, 2011

Kedelai Aman bagi Penderita Kanker Payudara

0 comments

Setelah bertahun-tahun, kontroversi dan kebingungan tentang apakah penderita kanker payudara harus makan kedelai akhirnya berakhir. Para ilmuwan menyimpulkan bahwa makanan berbahan kedelai tidak meningkatkan risiko kanker untuk kambuh atau menyebabkan kematian penderita kanker payudara (selengkapnya baca disini dan disini), menurut sebuah studi dari Xiao-Ou Shu, profesor Vanderbilt-Ingram Cancer Center (VICC ) di Nashville, AS.

Penelitian ini melibatkan beberapa lembaga penelitian di China dan Amerika Serikat. Selama ini ada kekhawatiran tentang keamanan makanan kedelai untuk perempuan dengan kanker payudara. Kedelai mengandung banyak isoflavon yang diketahui mengikat reseptor estrogen di sel dan memiliki efek seperti estrogen serta antiestrogenik.

Shu mengatakan hasil itu mungkin bermanfaat bagi perempuan sehingga mereka boleh memasukkan makanan kedelai sebagai bagian dari makanan sehat, bahkan jika telah menderita kanker payudara. Penelitian ini menilai pola makan sebanyak 9.515 pasien kanker payudara, termasuk olahannya seperti tahu, susu kedelai, kedelai dimasak, sup miso, dan kecambah kedelai.

Perempuan yang mengonsumsi makanan kedelai, atau mengasup sebanyak 83 miligram isoflavon per hari, memiliki penurunan risiko 27 persen kambuhnya kanker payudara. Meski begitu, hasil penelitian ini tidak boleh digeneralisasi untuk suplemen kedelai karena produk itu mungkin memiliki kandungan berbeda, mulai dari jenis hingga jumlah isoflavon. Perempuan bisa mendapatkan jumlah isoflavon dari kedelai yang cukup dengan meminum secangkir susu kedelai atau makan tahu dua ons per harinya.

Sunday, April 3, 2011

Bahaya Begadang, Tingkatkan Resiko Kanker

0 comments

Tahukah Anda, begadang bisa menyebabkan berbagai penyakit serius. Dan, benarkah begadang bisa diganti dengan tidur siang? Jika Anda sudah menjalani pola makan sehat dan rutin berolahraga, tapi dokter menemukan beberapa penyakit serius di tubuh Anda, bisa jadi pola tidur Anda yang menjadi pangkal permasalahannya.

Begadang merupakan aktivitas di mana seseorang sengaja mengurangi jam tidurnya. Berbeda dengan insomnia, kadang orang sering menyamakannya dengan insomnia karena sama-sama berkenaan dengan tidur. Kalau insomnia itu, penyakit kesulitan tidur, mudah terbangun di kala tidur, sulit mempertahankan tidur, atau terbangun dan tak bisa tidur lagi. Aktivitas ini terjadi setiap malam, sehingga menyebabkan aktivitas pengidapnya tergangggu di siang hari.

Dampak Negatif
  • Orang yang terbiasa begadang (kurang tidur), biasanya akan merasakan beberapa dampak seperti:
  • Kondisi emosi yang tidak stabil sehingga mudah tersinggung, mudah depresi, sensitif.
  • Kemampuan kongnitifnya terganggu sehingga ketelitian, kemampuan analitis, dan kreativitasnya berkurang.
  • Sistem syaraf simpatis (sistem syaraf stres) meningkat dan dapat menyebabkan tekanan darah, gula darah, dan nafsu makan meningkat juga. Makanya, untuk orang-orang yang sedang dalam program diet atau tidak mau badannya gemuk, dianjurkan untuk tidak begadang.
Gangguan di atas tidak hanya berlaku pada orang dewasa, tapi juga anak-anak. Banyak orang tua yang berpikir, untuk menjaga kondisi tubuh anaknya tetap sehat yaitu dengan menjaga pola makan anaknya. Sebenarnya, pemikiran ini kurang tepat. Ada baiknya, orang tua juga menjaga jam tidur anak dengan ketat, karena metabolisme tubuh bekerja lebih giat pada saat kita tertidur.

Cukupkah meluangkan waktu selama delapan jam untuk tidur? Beda usia, beda pula jumlah kebutuhan jam tidurnya. Usia di atas 30 tahun butuh sekitar 7-8 jam tidur. Sedangkan usia remaja hingga dewasa muda, 8,5-9,15 jam untuk tidur. Dan, anak SD-SMP butuh 10-11 jam tidur. Dengan jam tidur yang tepat, prestasi akademis dan kemampuan atletik anak pun akan meningkat. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan Mary Cash Kadon (pelopor penelitian tidur pada remaja usia sekolah). Katanya, Anak yang tidur cukup memiliki daya tahan tubuh, otot refleks, konsentrasi, dan nilai absensi yang lebih baik.

Ganti dengan Tidur Siang. Anggapan jangan tidur siang supaya tidak begadang di malam hari, memang benar adanya. Namun, bagi orang-orang yang sudah terlanjur begadang, ada baiknya mengganti jam tidur malamnya dengan tidur siang. Lamanya tidur siang bisa disesuaikan dengan kebutuhan biologis.  Hindari juga makanan dan minuman yang mengandung kafein tinggi (kopi, teh, coklat, minuman bersoda, dan minuman berenergi). Dan, untuk penyuka kopi, ada baiknya Anda mengonsumsi kopi 12 jam sebelum tidur. Selain itu, hindari berolahraga di malam hari, karena itu hanya akan membuat adrenalin (yang memicu semangat otak untuk bekerja) meningkat.

Tubuh pun Punya Jam Piket. Ternyata, organ tubuh kita bekerja tiada henti selama 24 jam agar tubuh tetap sehat dan metabolismenya tertata rapi. Sistem ini disebut jadwal piket tubuh atau internal body clock (nama lainnya circadian rhyth). Jika ada satu saja organ tubuh yang tidak beroperasi dengan baik, gangguan kesehatan seperti obesitas, diabetes, insomnia, depresi, penyakit jantung hingga kanker bisa terjadi.

Berikut penjelasannya: 
  • Di pagi dan siang, tubuh memerlukan asupan nutrisi yang banyak. Jadi, jangan lewatkan sarapan agar limpa dapat bekerja maksimal mendistribusikan nutrisi untuk diserap tubuh. 
  • Menjelang pukul 1 siang sampai 3 sore, proses regenerasi sel hati terjadi. Di sini hati menangkal penyakit. Hal ini berlangsung hingga 2 jam kemudian sampai pembuangan racun dilakukan. 
  • Barulah, dua jam berikutnya, proses pertumbuhan otak dan pembentukan sumsum tulang dilakukan. 
  • Pada pukul 7 hingga 9 malam, jangan mengonsumsi makanan berat namun jangan melewatkan makan malam karena lambung tetap bekerja meski ringan. Jadi pilihlah makanan ringan.
  • Proses metabolisme tak berhenti sampai di situ dan ini menjelaskan mengapa tidur menjadi sangat penting. Dua jam setelahnya, proses pembuangan racun kembali dilakukan. Sebaiknya kita beristirahat atau tidur untuk mendapatkan hasil yang optimal. Sekitar pukul 11 malam hingga 1 dini hari, jangan sia-siakan waktu dengan begadang, pasalnya kantung empedu sedang melakukan proses detoks dalam tubuh. Jika Anda memaksa tetap bekerja atau begadang, fungsi jantung akan melemah. Racun yang dihasilkan proses detoks baru akan dibuang pukul 3 dini hari. Tentunya untuk mendapatkan hasil yang maksimal juga, proses ini harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas. Setelahnya hingga pukul 5 pagi, giliran paru-paru membuang racun. Jika paru-paru Anda terganggu, Anda akan terbatuk, bersin-bersin, dan berkeringat di jam itu. Ini artinya, proses pembersihan telah mencapai saluran pernafasan. 
  • Menjelang pagi hari, biasakan diri Anda membuang air besar secara teratur, untuk mengeluarkan sisa makanan yang terdapat di usus besar.
Begadang = Kanker. Penelitian Steve Richard yang dilansir The Lancet Oncology (sebuah jurnal kesehatan) menyatakan, adanya hubungan kanker dan begadang. Hal serupa juga diungkapkan David Spiegel, MD., yang meneliti mengenai kebiasaan tidur. Dua penelitian ini sama-sama menyimpulkan, jika kita tidak memenuhi waktu tidur yang cukup, bisa mengakibatkan ketidakseimbangan hormon yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh, khususnya pada perkembangan sel-sel rusak yang seharusnya dihancurkan oleh sel-sel imun.

Penjabarannya seperti ini, metabolisme tubuh meningkat di pagi hari dan menurun pada malam hari. Di saat seseorang “memaksakan diri” tetap terjaga di malam hari, tubuhnya akan memompa darah sebanyak mungkin dan mendorong sistem imun untuk meningkatkan sel-sel kekebalan tubuh seperti sel T (sel limfosit yang terdapat pada sel darah putih) dan CD4 (sel kekebalan tubuh yang terdapat pada sel limfosit).

Jika hal ini dilakukan terus menerus, siklus tubuh yang diatur oleh jam biologis otak (circadian rhythms) akan menjadi terbalik, yaitu dari pagi ke sore menjadi sore ke pagi. Ini memungkinkan kekebalan tubuh menjadi menurun di pagi hari dimana bibit penyakit dan bahan-bahan karsinogenik bertebaran di udara akibat perubahan suhu dan angin. Dan, pada saat itulah sel kanker menggerogoti tubuhnya. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa Bergadang pada malam hari dapat meningkatkan resiko kita terkena kanker.

Penyebab Kantuk Setelah Makan Siang

0 comments

Pernahkan Anda mengeluh, “Setelah makan siang, tubuh saya bukannya kembali segar tapi malah mengantuk. Kerja pun jadi tidak bersemangat lagi. Bagaimana saya mengatasi masalah ini?”.  Keluhan seperti ini tidak saja terjadi pada Anda. Sebagian besar orang juga pernah, bahkan setiap hari, mengalami gejala seperti ini. Jika masalah ini tidak segera diatasi bisa mengganggu aktifitas dan mempengaruhi prestasi kerja Anda di kantor.

Jika kita banyak mengkonsumsi nasi dalam menu makan siang, ini salah satu sebabnya. Dalam proses mencerna makanan, tubuh membutuhkan banyak energi. Apalagi kalau makanan yang perlu dicerna mengandung banyak lemak. Energi yang diperlukan juga akan semakin bertambah besar seiring dengan semakin banyaknya porsi makanan yang kita konsumsi.   

Pada proses ini, sistem saraf ikut menyumbangkan sebagian stok darahnya dan sebagai akibatnya, sistem saraf mengalami kekurangan oksigen. Menurunnya efektivitas kerja saraf inilah yang biasanya membuat kita ingin mengantuk. Kedua, L-Tryptophan. Ini sejenis asam amino yang menjadi bahan dasar terbentuknya niacin dan vitamin B. Niacin sendiri akan dipakai untuk membuat serotonin, zat penghantar sinyal di otak yang dapat menimbulkan perasaan nyaman dan seringkali diartikan sebagai perasaan mengantuk.

Rasa kantuk yang menyerang seusai bersantap, biasanya disebut sebagai reaksi food coma. Banyak hal bisa menjadi penyebab terjadinya food coma. Sebagai gambaran, tubuh kita diibaratkan sebuah mesin pengolah yang berfungsi untuk menyerap sari makanan. Kalau makanan yang kita konsumsi dalam porsi yang cukup besar, otomatis tubuh kita akan bekerja ekstra keras. Akibatnya, tubuh terasa lelah dan mengantuk.

Dr. Allan Spreen, seorang ahli nutrisi dari Amerika, menganjurkan bahwa waktu bersantap harus disesuaikan dengan bioritme tubuh. Dari hasil penelitian diketahui bahwa serangan food coma sering terjadi pada jam-jam berikut:
  • pukul 10.00 yaitu 2 jam setelah sarapan
  • pukul 14.00 yaitu 2 jam setelah makan siang
  • pukul 16.00 yaitu 4 atau 5 jam sebelum makan malam

Nah, di antara waktu-waktu itulah kadar gula didalam tubuh sedang dalam kondisi menurun.

Bagaimana mengatasi kantuk setelah makan siang ini?
  • Usahakan makan tidak dalam porsi yang besar. Pilihlah makanan dengan kandungan karbohidrat yang cukup tinggi.
  • Pada jam-jam setelah makan, usahakan untuk mengkonsumsi camilan yang high protein. Tidak perlu dalam jumlah yang banyak asalkan perut Anda tetap dalam kondisi terisi.
  • Pilihlah makanan dengan kadar lemak yang rendah, karena di dalamnya pasti kaya akan kandungan gula.
  • Di antara waktu sebelum jam makan, jangan segan-segan untuk makan permen. Pilihlah permen berlabel low fat.

Blog Award

 

FaiK Share. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution of FaiK theme by FaiK MuLaCheLLa | Distributed by Blogger Templates Blog Corp