Tuesday, June 28, 2011

Book "Karena Aku Mencintai Manusia Setengah Dewa"

0 comments

Aku adalah seorang gadis yang berjuang untuk hidupku sendiri di Ibukota. Walaupun, kalau dipikir-pikir, keluargaku masih mampu membiayai aku hidup. Tapi aku lebih memilih untuk membiayai hidupku sendiri, merasakan hasil peluhku sendiri. Aku masih ingat semua kejadian yang membuatku memilih hidup sendiri.

“Hanna, denger yang Mas Yudi bilang….”
“Gak, Hanna pokoknya gak mau rumah ini dijual!!”
“HANNA !!!!”….Brruukkk…

Kejadian itu masih terngiang di telingaku. Kala itu, Aku harus mempertahankan apa yang almarhumah Ibuku amanatkan untukku. “Hanna, rumah ini jangan sampai dijual. Simpan semua surat-surat dan kotak perhiasan Ibu ini di bunker rahasiamu. Baca surat dari Ibu saat keadaan sudah stabil. Ibu percaya Hanna bisa.”

Tak lama setelah itu Ibu tiada. Banyak hal berkecamuk di hatiku. Sanggupkah aku?

Ketika keadaan mulai stabil, Aku teringat pesan Ibu dan bunker rahasiaku. Malam itu, aku membaca suratnya dan terkesima. Ibu meninggalkanku banyak amanat, diantaranya beliau ingin rumah tidak dijual dan menitipkan surat-surat rumah padaku. Ada sekotak kado terbungkus kertas kopi bertuliskan “Untuk Hanna” dan itu tertulis di dalam surat Ibu sebagai “Kado Pernikahan” untukku dan Ibu menginginkan agar aku membukanya pada saat aku akan menikah. Terlalu cepat dan terlalu panjang Ibuku berpikir tentang masa depanku. Seorang Hanna bisa menikah?? Apa mungkin??


Book "Menemukan Jodoh Pilihan Ilahi"

0 comments

Tema jodoh adalah tema yang takkan pernah kering untuk dikupas, karena ia merupakan kehidupan itu sendiri. Membicarakan jodoh sama saja dengan membicarakan kehidupan. 

Di tema jodoh kali ini, penulis (Andri Zulfikar) ingin berbagi bahasa kerennya sharing dengan pembaca untuk persoalan ini, semoga buah dari hasil sharing ini dapat disebarluaskan seluas-­‐luasnya untuk kemanfaatan siapapun jua. 

Buku ini sebenarnya adalah kumpulan catatan penulis di Facebook. Disusun secara berseri sampai 10. Karena melihat respon yang sangat beragam dari pembaca, maka buku ini hamba tuliskan, ibaratnya ini adalah kumpulan dari notes tersebut dan diranngkum dan diberi judul di tiap bab sesuai dengan temanya.


Saturday, May 14, 2011

Book "Bidadari Menara Ketujuh"

0 comments

Senja telah mengukir kejayaannya di ufuk barat. Di antara warna pelangi yang merekah seperempat lingkaran singgasananya terbangun. Renai hujan di pucuk-pucuk pinus menjadi rahmat bagi semut merah yang lama merindukan air dari langit. Wajah hutan pinus yang berdebu perlahan tersaput tetesan air dari pasukan awan sore itu. Namun, istana senja dengan mahligai mega-meganya tetap menawan tak terkalahkan.

“Tantri! Tantri,” dari dalam bilik bambu yang reot samar-samar terdengar seorang wanita kurus yang sudah setengah baya memanggil anak gadisnya.

“Ya, Bu,” jawabnya singkat. Lalu gadis kecil berumur enambelas tahun itu melangkah menuju bilik ibunya,”ada apa ibu memanggil saya?”

“Duduklah di sini, nduk.” Kata wanita setengah baya itu sambil memandang tepian ranjang bambu tempatnya terbaring lemah.


Wednesday, May 11, 2011

Book "Pelangi dan Rembulan"

0 comments

Sebuah kampung nelayan miskin, para nelayan yang putus asa untuk mengubah keadaan, sarana pendidikan yang buruk, guru yang kaku lagi menakutkan, dan, dua orang pemuda yang datang tiba-tiba dengan membawa sesuatu yang tampaknya akan menjadi titik awal perubahan. Semua itu bergulat dalam waktu yang sangat singkat untuk menemukan jawabannya: lima hari saja.

Kisah novel ini settingnya di Kampung Somor, sebuah kampung nelayan terpencil dan miskin. Di sanalah perjuangan yang menentukan itu terjadi. Hirzi seorang gadis lulusan SMA adalah satu-satunya warga terpelajar di kampung Somor. Dia dengan susah payah mendirikan TPA dengan bantuan pamannya yang merupakan kamituwo di sana. Akan tetapi, kerja kerasnya yang tulus ikhlas tidak berjalan lancar, murid-muridnya menunjukkan ketidak sukaannya pada pembelajarannya. Di samping itu, kampung Somor juga terjebak dalam kesultan ekonomi yang tak bersolusi; melaut tidak bisa meningkatkan taraf hidup, merantau, terlalu jauh dan beresiko.

Pada saat itulah, Amar dan Arul datang ke desa tersebut. Amar yang pengusaha membuka peluang usaha baru yang menjanjikan secara ekonnomis bagi warga. Dan Arul, dia yang memang memiliki jiwa pendidikan yang besar, serta merta menerjunkan diri ke TPA untuk ‘membantu’ mengajar. Tapi Hirzi, sang ustadzah, tidak suka dengan keberadaan Arul yang meurutnya malah mengacau. Arul bergeming, dia tetap datang ke TPA karena dia tahu, murid-murid di sana menyukainya dan cara mengajarnya! Perlahan, Arul membuka mata Hirzi tentang seni mengajar. Dan seiring berkembangnya kepercayaan di antara mereka, benih-benih halus pun mulai bertebaran.

Kekuatan novel ini terletak pada kekuatan ide cerita, alur yang menggemaskan dan menantang, unsur budaya serta penulisannya yang kocak dan enak dibaca.


Saturday, April 30, 2011

Book "Kisah Masa Kini"

0 comments

Novel Kisah Masa KiniSepekan setelah ledakan itu menelan tubuhnya, Alisya terbangun dalam kondisi tubuh yang utuh. Ia dan rekan-rekannya di Divisi Gerakan Cepat (DINA) akhirnya diterjunkan kembali untuk mengejar Astro. Pria buron itu menggunakan mesin waktu untuk melempar dirinya ke masa satu milenium ke belakang.

Astro membawa kabur giganium. Tanpa benda itu, meriam raksasa yang melindungi wilayah Nusantara tidak dapat berbuat banyak, ketika rombongan asteroid mulai mendekat. Pemerintah Indonesia akhirnya terpaksa menurunkan lima unit mesin tempur dari Masa Koloni untuk menghancurkan asteroid-asteroid tersebut.

Kisah Masa Kini adalah novel pembuka untuk dua seri selanjutnya. Novel ini mengambil seting satu setengah abad setelah Perang Kosmik dan masa tak jauh dari sekarang. Keduanya dihubungkan oleh lorong dari mesin waktu milik sebuah perusahaan bernama Borneolab. Sesuai genrenya, cerita ini juga berkisah tentang drama remaja. Persahabatan antara Ilyas dan Sonia, serta dua rekannya yang lain. Mereka memang tidak sadar, tetapi terlibat dalam masalah besar ini.


Book "Aidoru Sekai ni Yoroshiku!"

0 comments

aidoru sekaiFukuda Mine adalah seorang gadis berumur 14 tahun yang berasal dari desa kecil tanpa nama di kota Nara, Jepang. Meski bertubuh mungil, Mine adalah gadis yang sangat kuat secara fisik maupun mental. Apalagi berkat ajaran karate tradisional yang sudah diajarkan kakek Hiroshi padanya sejak kecil, ia benar-benar tak terkalahkan. Tapi mendadak ketenangannya terusik, di saat ia merayakan hari jadinya ke 15, kakek semata wayangnya itu meninggalkannya tiba-tiba.

Hanya ada secarik kertas yang menjadi kunci dari semua pertanyaannya. Ternyata selama ini ada alasan khusus Mine tinggal di desa kecil tersebut. Mine disembunyikan di desa karena sebenarnya Ayah dan Ibunya yang telah meninggal adalah artis yang sangat terkenal di kota besar Tokyo. Tapi, hanya karena kesalahpahaman dan kecaman serta fitnah dari media massa, nama baik kedua orang tuanya hilang begitu saja bertepatan dengan kematian mereka 14 tahun yang lalu. Dan saat ini, tibalah untuk Mine kembali ke Tokyo. Kakeknya yang mendadak menghilang menyuruhnya untuk masuk ke sekolah Seni nomor satu di Jepang. Sekolah bernama A Gakuen itu merupakan SMA swasta yang 100% berisi remaja-remaja yang suatu saat akan menjadi orang penting di dunia entertainment. Satu-satunya sekolah Seni yang memiliki agensi artis dan label musiknya sendiri, serta menjajikan semua siswanya menjadi orang ternama di dunia hiburan Jepang. Tentu saja, hanya orang-orang terpilih-lah yang bisa masuk ke sekolah elit itu.

Mine yang sebelumnya hidup tenang di desa harus menerima semua ini. Demi orangtua dan Kakeknya, Mine berjanji akan menjadi artis terkenal. Tapi masih banyak misteri yang tidak diketahui Mine, alasan kakek Hiroshi yang mendadak menyuruhnya menjadi artis untuk membersihkan nama orangtuanya, alasan dia harus menutupi jati diri aslinya begitu sampai di Tokyo, sampai dia harus berjuang melawan seluruh teman-teman sekolah yang jelas-jelas meremehkannya karena dianggap tak memiliki potensi di dunia entertainment.

Belum lagi dua cowok idola papan atas di sekolahnya A Gakuen, Asaoka Ichi dan Yasufuku Hyogo yang jelas-jelas membuatnya terkena masalah. Tapi ternyata Mine tak bisa menghindar, Kepala Sekolah menyadari kemampuan yang tersimpan dalam dirinya. Dia bisa menjadi permata bersinar diantara yang lain. Perjuangan panjang Mine waktu mengikuti Audisi, pemotretan, syuting serta bakat aktingnya yang luar biasa. Semua terangkum dalam cerita ini. Dan bagaimana akhir dari perjuangannya? Semua itu terasa kian berat. Semakin terkenal, Mine semakin tertekan. Bagaimana tidak? Dari awal Mine harus berbohong. Tentang namanya, tentang tujuannya masuk A Gakuen, dan semua itu tetap harus dihadapinya suatu hari nanti. Dan akhirnya Mine sadar, Ini bukan lagi berhubungan dengan tujuannya membersihkan nama orangtuanya, ini bukan lagi paksaan dari Kakeknya. Ini karena, Dia menyukai dunia entertainment, dia menyukai akting, dan dia akan berjuang di dunia itu untuk dirinya sendiri.


Book "Aku Ingin Seperti Laki-laki"

0 comments

Aku Ingin Seperti Laki-laki
Aku Ingin Seperti Laku-laki ini bercerita dari sudut pandang seorang pemuda. Kejadian di masa liburan sekolah membuat dirinya harus terpaksa hidup di bawah bayang-bayang sang kakak. Sang ibu yang mengalami gangguan kejiwaan meminta dirinya untuk selalu berpenampilan dan bersikap layaknya seorang wanita. Hanya dengan begitu, sang ibu merasa tenang dan yakin, telah merawat mendiang putrinya dengan baik.

Situasi ini menghadapkan tokoh utama dengan seorang pemuda bernama Riko, yang selalu ingin membuat dirinya malu. Bahkan hingga beranjak ke masa kuliah, ambisi tersebut sama sekali tidak berkurang.

Download Novel Aku Ingin Seperti Laki-laki

Friday, April 29, 2011

Book "The True of My Life"

0 comments

the true of my lifeThe True of My Life karya Nyimas Humairoh bercerita tentang Corin Yudistira. Corin Yudistira, adalah remaja SMA biasa, yang menganggap kehidupannya hanyalah sebuah warna hitam-putih (Tanpa Warna).

Dan, ia sama sekali tak menyangka, bahwa semuanya akan berubah begitu saja dengan sangat mudah. Apakah dia menyesal? Karena sekarang, kehidupannya yang membosankan berubah menjadi kehidupan yang sangat ekstrim dan menantang maut.

Bersama dengan Lin, Josh, dan Phoenix… ia dan Snow akan mencari keluarga Bangsawan yang derajatnya sama seperti keluarga Kerajaan. Keluarga Alix, yang konon membuat cincin sihir.

Tetapi tanpa di duga, perjalanan mereka menguak sebuah misteri besar, tentang kejadian setengah abad lalu, saat para penyihir, belum mendapatkan cahaya.


Book "Kepingan Luka"

0 comments

kepingan lukaHidupku ini adalah kepingan luka
Yang bersandar pada dinding jiwa
Saat jiwa ini telah mulai rapuh
Kemana harus aku cari tempat bersandar
Saat ini aku hanya mampu
Mengungkapkan rasa pada tuhanku
Raga ini telah cukup lelah
Untuk merasakan sakitnya luka hati ini
Mampukah aku terus bertahan
Bila tak ada tempat untuk kusandarkan jiwa ini
Haruskah raga ini menjadi jasad yang membeku...

Download Buku Kepingan Luka

Saturday, March 5, 2011

Book "Ikro - Demi Bangsa Dalam Peluk Sahabat Jiwa"

0 comments

Asep adalah seorang anak yang cerdas, meskipun dia adalah yatim piatu. dirawat oleh neneknya di sebuah desa kecil di kota bandung, kehidupannya dipenuhi dengan nasehat-nasehat dari sang nenek. Dia tumbuh besar dan ingin menjadi seorang yang berguna bagi lingkungan. dia belajar memahami alam, membaca lingkungannya, dengan berbagai macam cara dia lakukan. ketika dia melanjutkan sekolah ke jakarta, dia semakin menemukan banyak ha yang sudah rusak dalam dunia ini. 

Setiap hari ada kegelisahan dalam dirinya, hingga dia menulis semua permasalahan itu dalam sebuah buku catatan. Semakin hari dia makin matang, dan bersungguh-sungguh untuk memperbaiki bangsanya. Asep punya tiga orang teman masa kecil yang akrab. imam, ubed, dan vita. Vita adalah perempuan yang asep kagumi, namun dia tidak pernah berani untuk menyatakan perasaannya. Tahun silih berganti, asep pun pulang kampung. dia ingin menceritakan banyak hal pada neneknya. Namun, asep dikejutkan oleh kenyataan bahwa neneknya sudah tiada.  Bagaimana kisah hidup asep selanjutnya, silahkan baca novel Ikro - Demi Bangsa Dalam Peluk Sahabat Jiwa karangan Reza Nurul Fajri (Reza Nafa) ini dengan mendownloadnya disini.


Wednesday, February 23, 2011

Book "Game is Over"

0 comments

Please, jangan alasan sok sibuk untuk nolak baca novel ini, sebab 115 halaman bisa ludes dalam dua jam. Pun jangan takut pusing-pusing ria, karena novel ini bikin guling-guling tertawa. Novel kacangan dong? Tentu tidak! Di sana-sini terselip suara gay yang paham hak asasi manusia, sekaligus lepas kungkungan heteronormatif. Yang perlu dipersiapkan: cari posisi enak, sediakan camilan, bebaskan pikiran, ikuti petualangan trio gay Mista, Fadil, dan Andi.

Bayangin sosok Mista: kulit putih bersih, hidung mancung, bibir tipis kayak Keanu Reeves, tinggi 175 cm, berat 65 kg, ganteng abis, tinggal bareng nyokapnya. Tiap hari bolak-balik Bogor-Jakarta naik kereta untuk kerja. Hm, kalau Fadil: campuran Bapak Arab dan Ibu Betawi, anak bontot dari enam bersaudara, muka kearab-araban, mata dan hidung setajam silet, kulit kehitaman, bonus bulu-bulu halus di sekitar pipi. Saben hari naik Busway dari kos ke tempat kerja. Nasib paling bagus menimpa Andi: alis panjang, wajah tegas, senyum maut, dua lesung pipit, tinggi 180 cm, berat proporsional, digilai cewek dan cowok, dibikinin rumah di Tangerang—nyokap-bokap jauh di Sulawesi—, tinggal bareng pembantu doang, fasilitas mobil dicabut karena sering tabrakan. So, tiap hari bergelantungan di Busway ke kantor.

Ketiganya lengket sohiban, punya kesamaan: pecinta manusia berpenis alias lekong, satu kantor di Busway TransJakarta—cuma beda bagian—, dan terpenting predikat The Jomblo Gay. Bermula dari obrolan santai di Coffe Shop, ketiganya sepakat bikin game untuk membunuh jenuh. Sebelum 2011, masing-masing berjuang cari boyfriend (pacar) untuk kencan malam tahun baru. Tahap pertama, cari lekong di kendaraan umum, batas waktu sampai minggu kedua. Kalau berhasil semua, pacar harus diputusin. Masuk tahap kedua, cari pacar sebelum akhir tahun di tempat hobi masing-masing: Mista chatting, Fadil renang, dan Andi dugem. Hukuman bagi yang kalah: bikin video bokep sama kucing (cowok panggilan), foto bugil ala model kalender, dan beli dua ekor kambing untuk disumbangkan ke orang kampung. Syarat mutlak, sepanjang game ketiganya pasang aksi diam, tak ada komunikasi, sok persaingan ala politikus.

Cerita jumpalitan seru, lucu, menggebu-gebu, tersedu-sedu, mati kutu penuh petualangan demi seorang pasangan. Mista: hampir dapat lekong cucok di kereta, tapi urung karena pisah di Pasar Minggu, sempat ketemu santri bersurban dan berjubah putih dan aksi jail meremas-remas penis di balik surban itu, atau hopeless kereta isinya aki-aki semua. Fadil: bertemu Ino, eksekutif muda, di Busway. Andi: ketemu brondong cucok yang nggak tahunya kucing, jumpa Angga yang bikin ilfill dengan badan panuan, sampai janjian dengan lekong bermata Richard Gere.

Akhir minggu kedua kumpul lagi di Coffe Shop. Ketiganya sudah dapat pasangan: Mista dengan bule Hubert, Fadil dengan mahasiswa bernama Rizky, dan Andi dengan Yudo. Terpaksa, ketiganya harus mutusin pasangan. Nasib tragis menimpa Fadil dan Andi karena sempat kerampokan, kehilangan dompet, HP, diembat lalu ditinggal pergi. Mista cukup nangis Bombay karena ditinggal ke Belanda.

Masuk game tahap dua. Mista memburu lekong via chatting. Bertemu Michael yang ngajak have sex di warnet, jumpa Nando yang hipersex, ada Robi yang maksa mojok di toilet, sampai perdebatan sengit dengan nick Co_Single di Channel #Jakarta. Dia membabat habis pemikiran Co_Single yang homophobia. Juga gagal ketemu Dino yang rumahnya disiapin herder. Sampai dia sadar, detik-detik pergantian tahun makin dekat dan tak kunjung dapat pacar. Fadil merasa paling sial karena harus cari lekong di kolam renang. Jam kerja yang padat hanya memungkinkan peluang Sabtu dan Minggu saja. Sempat dekat dengan Marcell, tapi gagal karena dilabrak pacarnya. Kenal Ari, tapi ngilang setelah tidur di kosnya. Dan ketika mentok, dia mendekati Dika, pelayan di Coffe Shop. Beda lagi kisah Andi, dia ketemu polisi yang menangani kasusnya di diskotik, dekat Frans yang ujung-ujungnya terlibat kasus di kepolisian, gagal juga dengan Chiko karena nyokapnya pingsan lihat keduanya telanjang di kamar, dan usaha terakhir dengan cowok baru patah hati bernama Arya. Persoalannya, Arya tidak kasih jawaban pasti, padahal tahun baru kian dekat. Tentu ini bikin Andi pusing tujuh keliling.

Game Is Over enak dibaca karena disusun secara fragmentatif, plot terpapar silang antara narasi buku harian dengan cerita keseharian, bahasa gaul segaul-gaulnya binan, dan suspense bertaburan hingga pembaca enggan merem. Isu diselipkan dengan cantik, seperti menolak lekong yang sudah beristri, perdebatan keragaman seksualitas via chatting, kekerasan atas nama cinta, homophobia di tempat kerja, dan kritik fasilitas buruk di kendaraan umum.

Simak nukilan perdebatan Mista dengan Co_Single di chat:
“Heh! Lo sadar dong…, kitab suci agama manapun, ga ada yang ngebenerin perbuatan lo.” Wushet dah…Udah berani bawa-bawa Kitab Suci segala nih orang.
“Tapi semua kitab suci juga bilang bahwa Tuhan Maha Pengasih, Penyayang, Pengampun dan Maha Adil kan?!” bales gwe lagi.
“Pokoknya bagi gwe lu lebih rendah dari binatang. Binatang aja nggak ada yang nglakuin yang lo lakuin.” Hoho…Abis ke Kitab Suci, langsung bawa-bawa binatang. Dasar.
“Wah, lo gak pernah nonton National Geographic, Discovery Channel or Animal Planet ya, Bro? Asal lo tau aja ya, penguin, dolphin n bonobo tuh banyak yang pada asik homo-homoan, lagee..” Hihi..untung aja gwe punya bahan buat ngejawab. Habis diana emang kurang referensi seh.

Siapa yang kalah dan mendapat hukumannya? Biar penasaran, silakan baca novel perdana Yatna Arus Pelangi ini. Dijamin, bakal terkejut di akhir cerita. Selamat membaca.


Monday, February 21, 2011

Book "Kopi dan Sepakbola"

0 comments

Sengaja aku datang kemari petang ini. Sebetulnya aku sudah tidak mau lagi mengingat semua kenangan tentang kita. Aku sudah teramat lelah untuk terus dan selalu mengingat dan teringat padamu.

Kalau bukan karena mimpi semalam dan rasa rindu yang menggunung dalam hati mungkin sore ini aku tidak akan duduk di kursi ini, tempat dimana aku pernah mengajak kamu saat bertandang kekotaku. Duduk berdua menikmati secangkir kopi kesukaanmu dan sepotong chesse cake yang lezat, sambil kita menunggu waktu makan malam tiba. Itu adalah salah satu hal terindah yang pernah kita lakukan bersama.

Suasana di cafe ini tidak ada yang berubah, Masih sama seperti satu tahun yang lalu. Maklum selama satu tahun terakhir ini, aku memang tidak pernah kemari aku sengaja menghindari tempat-tempat yang pernah dulu kita datangi bersama. Sampai aku memutuskan untuk datang sore ini, itu mungkin karena pengaruh dari mimpi semalam. Ada perasaan sedih saat pelayan datang mengantar pesananku. Tapi entah kenapa aku menikmati perasaan itu. Secangkir kopi hitam dan seiris chesse cake yang lezat menemaniku sore ini. Seandai saat ini ada kamu disampingku pasti kamu tidak akan mau kopi ini terlalu banyak gula, tapi semenjak aku menyukai kopi aku pun tidak begitu menyukai kopi yang manis. Jadi sengaja aku biarkan kopi ini tanpa gula. Entah kenapa aku benar-benar ingin mengenangmu saat ini. Walaupun aku tahu apa yang aku lakukan sore hari ini akan merubah suasana hatiku nanti saat aku keluar dari pintu cafe ini. - Dewi Amalia Sari, penulis.


Sunday, February 20, 2011

Book "PRoBLeMoNeY"

0 comments

Sebuah novel yang berkisah tentang seorang pemuda. Ia suka melupakan sesuatu karena ingatannya kadang-kadang suka down. Gara-gara suka lupa itulah, ia punya masalah dengan teman-temannya di sekolah. Berikut potongan novel ini.

Mata Eka sudah nyaris keluar. Setengah jam ini, ia mengunci diri di dalam kamarnya hanya untuk menumbangkan sebatang pensil yang berdiri tegak di atas meja belajar. Pensil itu juga sudah berdiri sejak setengah jam lalu.

Bukan masalah yang sulit jika ia menggunakan tangan untuk menumbangkan pensil itu. Atau, dengan menggebrak meja hingga pensil terjatuh. Namun, ia malah menggunakan cara yang sangat ekstrim, memandang alat tulis itu hingga melotot. Alhasil, pensil itu jangankan tumbang, berjoget saja tidak.

Padahal, Eka sudah bertekad. Ia sangat ingin memiliki kemampuan telekinetis, seperti di lm- lm. Akan terlihat keren apabila ia dapat menggerakkan barang-barang dari jauh. Ia juga dapat membantu orang dari jauh tanpa perlu diketahui orang yang ia tolong.

Ah…, cita-cita yang mulia, tapi tampaknya takkan pernah terwujud. Telekinetis…, sepertinya hanya ada di dunia khayal. Dan Eka masih belum dapat menerima kenyataan tersebut.


Book "Pingin Gaul Malah Digauli"

0 comments

Kehidupan anak muda saat ini memang lebih variatif dan lebih ekspresif dari pada kaum tua. Apalagi di jaman semakin canggih bin modern ini, sudah di dukung teknologi-teknologi yang memudahkan kita untuk berkomunikasi bahkan berekspresi sebebas mungkin. Saking bebasnya banyak diantara guru-guru kita atau orang tua kita mengelus dada karena melihat tingkah laku kita yang kita yang ekstrem dan mengguncang dunia (nggak tahulah dunia lain kek atau apa). Tindakan kita memang sangat wajar apalagi di jaman yang menuntut kita lebih gaul dan nggak boleh ketinggalan jaman. Terkadang pemikiran kaum tua memang sangat menyebalkan. Mereka selalu melarang ini dan itu tapi yang perlu di tanyakan, yang menyebalkan itu siapa? Orang tua atau malah kita sendiri yang menyebalkan.

Di Jaman yang semakin maju dan berkembang ini, kita memang benar-benar di tuntut mengikuti arus jaman. Banyak diantara kita sampai memaksakan diri untuk terlihat oke dan gaul. Alhasil, kesannya begitu memaksa dan nggak sedap di pandang mata. Bayangin aja, kita yang udah lahir memang di ciptakan rambut seperti ini,wajah seperti ini, warna kulit seperti ini tapi tetap saja masih tidak terima dengan apa ya g ada dalam diri kita. Yah, seperti lagunya D’Masiv. Memang hidup harus di syukuri dam jalani hidup serta melakukan yang terbaik.

Berbagai alat untuk memodifikasi diri juga kita temui dari kelas rendahan sampai kelas kakap kalau dulu nih, rambut keriting diluruskan itu perkara yang rumit tapi sekarang, itu sudah menjadi mudah dan bisa di lakukan kapan saja . memutihkan kulit juga bisa dilakukan dengan cepat apalagi sekarang ada produk kosmetik yang menawarkan keunggulan-keunggulannnya. Mulai dari melembabkan wajah,sampai memperlambat penuaan dini. Memang orang sekarang ini tidak ingin wajah terlihat tua tapi percayalah bahwa anda semua pasti merasakan tua itupun kalau anda hidup sampai umur enam puluh tahunan. Kalau anda meninggal saat ini juga, kita juga nggak tahu kan? ......


Friday, February 18, 2011

Book "2 Perbedaan 1 Hati"

0 comments

Ketika sebuah cerita tentang kehidupan cinta yang penuh liku-liku baik suka dan duka kita tuangkan dalam sebuah cerita dalam sebuah diary on-line alias posting disebuah blog, ada keinginan untuk selalu menceritakan apa yang terjadi karena disisi lain setiap perjalanan anak manusia selalu ada hikmah yang bisa kita ambil didalamnya.

Malu atau gengsi sering terjadi pada kita ketika kita akan mengisahkan apa yang pernah kita alami dulu dan sekarang, tidak ada salahnya kita berbagi karena selama kita menyikapi sesuatu hal dengan pikiran yang positif..Insya Allah hasilnyapun akan berguna buat dikehidupan kita sekarang dan nanti.


Wednesday, February 16, 2011

Book "BeaSiswo"

0 comments

Kumpulan cerpen karya Muhammad Hammam ini banyak memuat tokoh Siswo. Bukan orang yang sama, hanya nama yang sama dalam beberapa ceritanya.

Dalam kumpulan cerita pendek ini berbagai situasi muncul. Kadang ceritanya menggelitik, kadang setengah serius.

Sebuah kumpulan cerpen yang sangat sayang untuk dilewatkan. Meskipun cerpen-cerpen ini telah dipostingkan oleh penulisnya dalam situs www.kemudian.com, menikmati kembali cerpen ini sangat dianjurkan. Dapat dibaca tiga kali sehari atau sesuai kebutuhan. Selamat menikmati.


Book "Religi Fiesta"

0 comments

Kumpulan cerpen ini merupakan hasil dari sayembara Religi Fiesta 2009. Enam buah cerpen yang lumayan panjang ini berkisah dengan tema religi.

Sayembara ini menghasilkan 3 orang juara, yaitu navigator, akatsukileader, dan kajitow. Cerita mereka berurut dari depan dalam kumpulan cerita pendek ini.

Juri yang menilai bukan sembarang orang, ada Khrisna Pabichara yang telah menerbitkan bukunya “12 Rahasia Pembelajar Cemerlang”, Bamby Cahyadi yang akan menerbitkan kumcernya “Tangan Untuk Utik” pada bulan oktober 2009, dan Pringadi Abdi yang telah menerbitkan kumpulan puisinya “Alusi”.

Sebuah koleksi yang sangat layak bagi Anda, selamat menikmati.


Book "Distorsi Mimpi"

0 comments

Distorsi Mimpi adalah kumpulan cerpen-cerpen yang penulis tulis dalam beberapa tahun yang lalu. Sebenarnya penulis sempat berpikir untuk mencetak dan menjual kumpulan cerpen ini, namun setelah dipikir-pikir, rasanya cerpen-cerpen ini sudah terlalu banyak penulis sebarkan di kemudian.com dan blog, jadi penuis putuskan untuk menjadikannya e-book gratis saja.

Kumpulan cerpen ini berisi berbagai cerita menarik, mulai dari anak kecil yang phobia ondel-ondel, lelaki patah hati yang ingin menuntut balas pada mantan kekasihnya, sekelompok pelajar yang panik karena terperangkap dalam ruang kelas, cerita tentang seorang nabi palsu pengidap megalomania yang meneror sebuah desa, dan masih banyak lagi.



Tuesday, February 15, 2011

Book "CLBK? Why Not!"

0 comments

Siang ini terasa begitu panas ga seperti biasanya. Kalo dipikir-pikir… jadi males buat ke kampus.

Kemalasanku sebenarnya bukan berasal dari panasnya hari ini yang berhasil ngebuat tenggorokan terasa kering. Tapi memang kebosananku terhadap dunia kuliah yang tak yakin aku bisa berhasil di dalamnya. Aku, Amelia Syafiradiningrum. Kuliah di jurusan teknik fisika di sebuah universitas swasta di Kota Bandung. Bukan kemauanku untuk masuk jurusan ini.

Tahu apa yang aku inginkan? Traveling. Aku suka Traveling, itu sebabnya aku ingin sekali kuliah di tempat yang nantinya tak mengharuskan aku terus bekerja di dalam ruang sempit di sebuah gedung yang hanya dibatasi oleh sekat plafon. Tapi siapa yang mau mendengarkan mauku? Orang tuaku? Akh… lupakan saja.


Book "28 Hari untuk Selamanya"

0 comments

Awalnya adalah percakapan via Yahoo! Messenger pada sebuah siang. Antara dua blogger @ndorokakung (http://ndorokakung.com) dan @beradadisini (http://beradadisini.wordpress.com). Dan setelah beberapa menit berlalu, diselingi jeda akibat kesibukan pekerjaan masing-masing, obrolan yang melantur ke mana-mana itu tiba-tiba berbelok tajam seperti elang di angkasa menyambar tikus di selokan.

“Bagaimana kalau kita duet bikin cerita bersambung?” dia bertanya.
“Siapa takut?” saya balik bertanya.

Kami memang pernah beberapa kali membuat posting yang saling berkaitan tanpa direncanakan di blog masing-masing. Saya pikir, duet membuat cerita bersambung lagi tak akan terlalu sulit.

Saya tahu, Hanny adalah penulis yang bagus. Cara berceritanya mengalir lancar, jujur, dan bagian akhirnya kerap tak terduga. Pilihan katanya memukau. Pandangan-pandangannya tentang pelbagai masalah selalu mencengangkan. Imajinasinya pun luas.

Maka jadilah sepanjang siang itu kami membahas rencana duet membuat cerita secara bersama. Temanya klise tapi tak lekang dimakan zaman: tentang cinta, relasi antara seorang lelaki dan perempuan.

Duet itu maujud dalam bentuk dua blog serupa tapi tak sama, Perempuanku dan Lelakiku. Siapa menulis yang mana, sampean pasti mampu menebaknya.

Kami memakai tagline untuk blog itu 28 Hari untuk Selamanya. Mengapa 28 hari? Karena kebetulan kami mengerjakan proyek bersama ini selama bulan Februari yang umurnya tahun ini hanya 28 hari. Tapi kami ingin karya bersama ini abadi, selamanya. Tsaaah…

Salah satu dari kami memulai kisah dalam blog itu dengan posting bertajuk Pada Senja Ini. Lalu yang lain lalu ganti membalasnya dengan posting berjudul Bintang. Begitu seterusnya. Tapi kami saling membebaskan. Tak ada ketentuan siapa harus menulis apa dan bagaimana menuliskannya. Kami hanya menyepakati tema, fokus, dan sudut cerita. Selanjutnya terserah kami masing-masing untuk mengembangkannya.

Nah, setiap kali ada posting baru, kami menyiarkannya di Twitter dengan hashtag #28hari. Itu sebabnya sampean kerap melihat di timeline saya bertebaran kata kunci itu. Dan membuat sampean penasaran ya?

Tentu saja jalan yang kami lalui untuk membuat blog itu tak selalu mulus. Ada saja kendala yang membuat proses bertukar cerita itu tersendat. Dan membuat kami tak bisa setiap hari menulis. Hanny bahkan sempat pakansi sepekan lebih ke Vietnam. Akibatnya proyek itu ikut terhenti sementara.

Dengan susah payah, toh proyek itu akhirnya kelar juga persis pada 14 Februari 2010. Kami berencana mengumpulkan seluruh tulisan di kedua blog itu menjadi satu kesatuan, lalu dibagikan secara gratis dalam bentuk ebook. Kami telah selesai. Giliran sampean, membaca, menikmati, dan memberi komentar. Kami akan mendengarkannya dengan hati terbuka. Seperti musim semi yang bercahaya. *Penulis

Blog Award

 

FaiK Share. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution of FaiK theme by FaiK MuLaCheLLa | Distributed by Blogger Templates Blog Corp